Best Trio Striker
Best Trio Striker
Disebuah tim sepakbola tentu memilik pemain-pemain handal, terutama untuk lini depan atau trio striker tentunya ini menjadi kunci untuk membobol gawang lawan. Dan berikut ini kami sajikan 10 Trio Striker terhebat:

10. Kaka, Andriy Shevchenko dan Hernan Crespo
KAKA - Kaka, Andriy Shevchenko dan Hernan Crespo
KAKA – Kaka, Andriy Shevchenko dan Hernan Crespo
Tak seperti sekarang ini, dulu AC Milan adalah tim yang bukan hanya ditakuti di Serie-A, tapi juga di pentas Eropa. Sampai saat ini, Milan masih menjadi tim asal Italia yang mengoleksi trofi Eropa terbanyak.
Semua itu pastinya tak lepas dari kualitas para pemainnya, khususnya para mesin gol mereka yang rajin menjebol gawang lawan. Pada musim 2004/2005, Milan memiliki trio penyerang yang ditakuti para musuhnya.
Mereka adalah Kaka, Andriy Shevchenko dan Hernan Crespo. Meskipun begitu, mereka bertiga hanya bekerja sama selama satu musim dan belum sempat mempersembahkan satu gelar bergengsi pun.

9. Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Ronaldinho
Lionel Messi, Samuel Eto'o dan Ronaldinho
Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Ronaldinho
Barcelona menjadi tim yang gemar menggunakan skema tiga penyerang di lini depan mereka. Hebatnya lagi, setiap tahun Barca selalu bisa mendapatkan penyerang yang berbahaya untuk menghuni sektor penyerangan.
Kebiasaan Barca menggunakan trio penyerang dimulai dari musim 2004 hingga 2007 yang dimotori oleh Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Ronaldinho.

Ronaldinho dan Lionel Messi merupakan pemain yang memiliki drible di atas rata-rata dan juga umpan yang akurat selain juga bisa mencetak gol.
Sementara Samuel Eto’o adalah pemain yang begitu menakutkan saat berada di kotak penalti karena memiliki finishing yang mematikan.
Karena itu, trio Ronaldinho, Messi dan Eto’o begitu ditakuti semua lawannya.
LaLiga (2), Liga Champions 2005/06, dan Piala Super Spanyol (2) adalah beberapa gelar yang dihasilkan ketiganya.

8. Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Thierry Henry
Lionel Messi, Samuel Eto'o dan Thierry Henry
Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Thierry Henry
Masih melanjutkan trio Barcelona yang tadi, hanya saja kali ini satu tempat di isi oleh legenda Arsenal, Thierry Henry yang menggantikan posisi Ronaldinho yang memutuskan pindah pada tahun 2008.
Kehilangan Ronaldinho yang merupakan pemain terbaik di dunia pada waktu itu tak mengurangi kehebatan trio Barca. Buktinya, Barca masih mampu berprestasi baik di Spanyol maupun Eropa.
Gelar Copa del Rey, LaLiga dan Liga Champions dalam kurun waktu 2008-2009 menjadi bukti kehebatan ketiganya.

7. Arjen Robben, Mario Mandzukic dan Franck Ribery
Arjen Robben, Mario Mandzukic dan Franck Ribery
Arjen Robben, Mario Mandzukic dan Franck Ribery
Skema tiga striker tak hanya di terapkan di Italia dan Spanyol, tapi juga tim asal Jerman. Pelakunya adalah Bayern Munchen yang pada tahun 2012 hingga 2014 memiliki 3 penyerang yang terdiri dari Arjen Robben, Mario Mandzukic dan Franck Ribery.
Mandzukic yang dipasang sebagai target man, ditemani oleh dua winger yang cepat dan lincah, yaitu Robben dan Ribery.
Kombinasi ketiganya sukses membawa Munchen meraih Treble Winners pada 2012/13, yaitu merebut gelar Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.

6. Shinji Kagawa, Mario Gotze dan Robert Lewandowski
Shinji Kagawa, Mario Gotze dan Robert Lewandowski
Shinji Kagawa, Mario Gotze dan Robert Lewandowski
Selain Munchen, Borussia Dortmund juga menjadi tim yang pernah menuai kesuksesan saat menerapkan skema 3 striker.
Saat masih ditukangi Jurgen Klopp, Dortmund tampil menjadi satu-satunya tim yang bisa mengusik kedigdayaan Munchen di Bundesliga.

Waktu itu Klopp mengandalkan Shinji Kagawa, Mario Gotze dan Robert Lewandowski di lini depan timnya. Hasilnya, ketiganya berhasil memboyong dua gelar Bundesliga, dan satu trofi DFB Pokal.
Puncaknya terjadi pada saat Dortmund tampil di partai puncak Liga Champions sebanyak dua kali.

5. Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane
Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane
Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane
Dulu, tim-tim asal Inggris sangat setia menggunakan formasi 4-4-2 yang terkenal dengan istilah kick and rush.
Tapi di sepak bola modern sekarang ini, mereka pun kini mulai mengadaptasi skema 3 penyerang.

Seperti Liverpool yang kini ditangani Jurgen Klopp sukses melalui tiga penyerangnya, Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane.
Trio maut Salah, Firmino dan Mane berhasil mengakhiri puasa gelar Liverpool dengan merebut trofi Liga Champions, Piala Super Eropa dan yang terbaru Piala Dunia Antarklub.
Melihat posisi klasemen sementara sekarang ini, ada kemungkinan Liverpool bisa mengakhiri puasa 30 tahun gelar Liga Inggris, Allahu a’lam.

4. Wayne Rooney, Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo
Wayne Rooney, Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo
Wayne Rooney, Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo
Berbeda dengan rival abadinya yang saat ini sedang menuai kesuksesan bersama trio penyerangnya, Manchester United pernah terlebih dahulu melakukannya saat masih ditangani oleh Sir Alex Ferguson.
Sektiar 10 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2007 hingga 2009, MU pernah berjaya karena mempunyai 3 pemain depan yang ditakuti, yaitu Wayne Rooney, Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo.
Kerja sama Rooney, Tevez dan Ronaldo menghasilkan sejumlah gelar, seperti Premier League dan Liga Champions.

3. Lionel Messi, Pedro dan David Villa
Lionel Messi, Pedro dan David Villa
Lionel Messi, Pedro dan David Villa
Seolah tak ada habisnya, Barcelona kembali memperkenalkan trio barunya yang beranggotakan Lionel Messi, Pedro dan David Villa.
Dibawah asuhan pelatih jenius, Pep Guardiola, Barcelona mampu mendominasi Spanyol dan Eropa dalam kurun waktu 2008 hingga 2012.
Berbagai macam gelar berhasil mereka raih, mulai dari gelar La Liga hingga Eropa termasuk Treble Winners.

2. Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo
Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo
Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo
Tak mau kalah, rival sejati Barcelona, Real Madrid pun mempunyai trio maut yang sangat ditakuti di Eropa.
Trio Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo begitu sangat perkasa bila tampil di kompetisi para raja.

Setelah berhasil mewujudkan mimpi La Decima atau gelar kesepuluh Liga Champions Madrid, trio Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo melakukan hal yang lebih spektakuler lagi.
Trio BBC melakukan sesuatu yang belum mampu dilakukan klub Eropa lainnya, yakni menjuarai Liga Champions tiga kali secara beruntun, 2016, 2017, dan 2018.

1. Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez
Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez
Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez
Jika Real Madrid memiliki trio BBC, maka seteru abadinya, Barcelona mempunyai trio MSN (Messi, Suarez dan Neymar).
Dibandingkan trio sebelumnya, trio MSN adalah yang paling mematikan karena kombinasi ketiganya mampu mendulang sebanyak 122 gol pada musim 2014/2015.
Untuk masalah gelar tak usah dipertanyakan lagi, sama seperti sebelumnya, trio MSN juga banyak meraih gelar baik domestik maupun Eropa, termasuk Treble Winnersuntuk yang kedua kalinya.
Tak tanggung-tanggung, trio MSN bahkan disebut-sebut sebagai trio maut terbaik sepanjang sejarah sepak bola.