5 Poin Penting Kala Real Madrid Bungkam Barcelona di Santiago Bernabeu
nonleaguezone.com – El Clasico edisi ke-244 dimainkan di Santiago Bernabeu yang penuh dengan suporter tuan rumah. adanya pemain ke 12, Real Madrid mampu membungkam Barcelona dengan kemenangan meyakinkan 2-0. Sebenarnya pada duel El clasico yang dilaksanakan bulan Desember imbang tanpa gol yang merupakan Clasico pertama tanpa gol dalam 17 tahun.
namun pertandingan dini hari tadi, Rekor Setien selaku pelatih Barcelona melawan Real Madrid kandas. Babak Pertama masih sama kuat, Barcelona beberapa kali melakukan upaya cetak gol melalui Griezmann, namun pemain Perancis menyia-nyiakan peluang yang padahal bisa dikonversi jadi gol bila memberi umpan kepada Messi yang tidak terkawal.
dengan alasan itulah, Zidane menaikkan tempo di babak kedua dan bermain dengan intensitas yang lebih baik, Isco melakukan sontekan keras namun mampu di blok Marc-Andre ter Stegen. kesigapan Pique membuat beberapa peluang Madrid kandas. namun 20 menit jelang bubaran, Zidane melakukan hal cerdas dengan memainkan Benzema melebar dan Kross maupun Vinicius maju sebagai Second Striker, taktik ini terbukti benar, Vinicius mencetak gol.
gol kedua, bentuk kepekaan Zidane dalam memilih pemain yang diturunkan, Mariaono Diaz dimainkan dan mencetak gol menit 90+2. kemenangan ini memberikan Real Madrid berada di puncak unggul 1 poin dari Barcelona. berikut 5 poin penting kala Tuan Rumah kalahkan Barcelona:
5. Real Madrid Kembali berada di Puncak Klasemen
Real Madrid
Real Madrid dan Barcelona adalah dua tim yang paling dominan dalam sejarah LaLiga dan sementara beberapa klub lain menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir. meskipun awal yang lambat, baik Madrid maupun Barca mampu tampil baik dipertengahan laga. Real Madrid sebenarnya dalam beberapa minggu mengalami hasil minor dengan kalah dari Levante dan Manchester City, namun dalam El Clasico, Madrid tampil dengan kekuatan baru dan formula yang sulit diterka Barca. dengan kemenangan ini, Madrid berada dipuncak walau hanya unggul 1 poin.
4. Vinicius membungkam kritik
Vinicius Jr
Sejak menyelesaikan langkah besarnya dari Flamengo, Vinicius Jr terkesan mengecewakan, pemain berusia 19 tahun ini mendapatkan pujian karena energi yang kuat dan gaya permainannya yang memukau, namun dikritik ketika berada di sepertiga akhir, Vinicius selalu menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak gol.
Kedatangan Eden Hazard dan kebangkitan rekan senegaranya Rodrygo memberi tekanan lebih pada Vinicius tetapi Zinedine Zidane tidak goyah dalam dukungannya untuk pemain internasional Brasil – yang juga pantas dipuji karena tidak gemetar dalam menghadapi tekanan. keputusan memainkan Vinicius terbukti teapt, sang pemain bungkam para pengkritiknya dengan gol unggulnya. Dengan gol itu, Vinicius Jr mengambil alih posisi Lionel Messi sebagai pemain termuda yang mencetak gol El Clasico di abad ke-21.
3. Performa kemenangan Barcelona di Bernabeu berakhir
Real Madrid vs Barcelona
Dalam El Clasico ada fakta yang mendasarinya adalah bahwa Real Madrid memiliki catatan buruk dalam beberapa tahun terakhir, dengan tim asal Catalan memenangkan tujuh pertandingan tak terkalahkan, Real Madrid sangat berduak di kandang dan tidak pernah mengalahkan Blaugrana di Santiago Bernabeu sejak 2014, dengan Barcelona menang dari empat kunjungan terakhir mereka ke ibukota dengan skor agregat 12-3. Ini adalah statistik yang kurang menyanjung bagi tim Madrid.
2. Taktik Cerdik ala Zinedine Zidane
Zinedine Zidane
Terlepas dari semua yang telah ia capai dalam musim yang relatif singkat di ruang ganti, ada banyak yang tidak menilai Zinedine Zidane sebagai pelatih, berpendapat bahwa pemain berusia 47 tahun itu hanyalah ahli waris dari kebesaran Cristiano Ronaldo. Namun, tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran dari pelatih asal Prancis ini yang sebenarnya adalah ahli taktik yang cerdik daripada orang-orang yang memberinya pujian dan ini banyak terlihat dalam bentrokan melawan Barcelona.
dalam pertandingan dinihari tadi, taktik cerdik Zidane diperlihatkan, formasi 4-1-4-1 menjadi formasi pakem dengan Isco dan kross berada dibelakang Benzema dan diapit pemain sayap muda enerjik. Ini terbukti menjadi keputusan yang sangat baik , beberapa kali Benzema menciptakan peluang dari umpan 4 gelandang serang.
1. Sihir Messi
Messi
Dengan 26 gol di pertandingan El Clasico, Lionel Messi adalah pencetak gol terhebat dalam sejarah pertandingan ikonik ini, sementara 14 assistnya juga lebih banyak daripada yang pernah dikelola pemain lain. Pemain internasional Argentina ini memainkan 44 pertandingan melawan Madrid. Kemampuan Messi didokumentasikan dengan baik dan dia telah menjadi yang terbaik.
namun kecemerlangannya yang luar biasa tidak ada dalam pertandingan ini. messi tidak mampu melawan gelandang Madrid, dan hanya melepaskan 2 tembakan di babak pertama. Casemiro merupakan pemain yang menempel Messi. dan Messi tidak bisa menghindar dari kawalan Casemiro yang terkenal memiliki bodi tinggi dan kuat.