Liga Inggris
Liga Inggris
nonleaguezone.com – Keunggulan Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris saat ini adalah sesuatu yang menggiurkan. The Reds unggul 22 poin dari pesaing terdekat, Manchester City, dan mereka dapat meraih gelar hanya dalam beberapa pertandingan lagi. Namun, apakah itu akan menjadi kemenangan Liga Inggris terbesar dan termudah yang pernah ada? Melansir FourFourTwo (02/3/2020), berikut sederet daftar gelar juara Liga Inggris yang bisa diraih dengan mudah.
1. TOTTENHAM (1960/61)
TOTTENHAM 1960-61
TOTTENHAM 1960-61
Tottenham mengajarkan kepada kita semua tentang cara yang baik untuk mendominasi sebuah musim penuh. Melansir FourFourTwo (02/3/2020), Tottenham yang diasuh Bill Nicholson mengakhiri perburuan gelar dengan cepat. Mereka sanggup memenangkan 15 dari 16 pertandingan pertama mereka, serta menjauh dari kejaran Sheffield Wednesday dan Wolverhampton Wanderers. Spurs mencetak 115 gol dan bahkan memenangkan 16 dari 21 pertandingan tandang. Mereka juga mengangkat Piala FA, sehingga memenangkan dua gelar untuk pertama kalinya sejak Aston Villa pada tahun 1897.
2. LIVERPOOL (1982/83)
LIVERPOOL 1982-83
LIVERPOOL 1982-83
Liverpool finish dengan mengumpulkan 82 poin. Melansir FourFourTwo (02/3/2020), di klasemen akhir, The Reds unggul 11 poin dari Watford yang berada di urutan kedua. Bob Paisley mengakhiri masa jabatan sembilan tahunnya di Anfield dengan salah satu gelar yang diraih dengan cara paling nyaman. Hebatnya lagi, Liverpool memiliki tim yang terdiri dari Kenny Dalglish, Ian Rush, dan Graeme Souness yang terbukti terlalu kuat untuk para pesaingnya.
3. MANCHESTER UNITED (1999/00)
MANCHESTER UNITED 1999-00
MANCHESTER UNITED 1999-00
Musim 1998/99 tetap menjadi musim yang paling populer dalam sejarah Manchester United. Kala itu, Sir Alex Ferguson membawa timnya meraih treble yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan meraih gelar Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Man United mengakhiri musim 1999/00 dengan unggul 18 poin dari Arsenal.
Melansir FourFourTwo (02/3/2020), kemenangan 1-0 atas Middlesbrough pada bulan Januari membawa Man United naik ke peringkat pertama, dan mereka bertahan di puncak sampai musim berakhir. Man United bahkan hanya kalah satu kali dari 18 pertandingan terakhir untuk mempertahankan gelar dengan mudah.
4. ARSENAL (2003/04)
ARSENAL 2003-04
ARSENAL 2003-04
Arsenal sukses menjalani semua pertandingan di satu musim penuh tanpa terkalahkan. Melansir FourFourTwo (02/3/2020), catatan ini belum pernah terjadi sebelumnya di era modern, dan sepertinya sulit terulang dalam waktu dekat. Tim asuhan Arsene Wenger mengawali musim tersebut dengan membuntuti Manchester United, tetapi kemenangan 2-0 pada pertengahan Januari di kandang Aston Villa, sehari setelah United menderita kekalahan mengejutkan dari Wolves, mengantarkan Arsenal ke puncak klasemen.
Arsenal memenangkan gelar dengan keunggulan 11 poin dari peringkat kedua, Chelsea. Wenger telah menciptakan tim yang sangat seimbang, dengan mengandalkan striker Prancis, Thierry Henry, yang menjadi pencetak gol terbanyak dengan 30 gol. Arsenal juga mengakhiri musim dengan tim yang paling sedikit kebobolan (26 gol).
5. CHELSEA (2004/05)
CHELSEA 2004-05
CHELSEA 2004-05
Jose Mourinho benar-benar menjadi pusat perhatian. Melansir FourFourTwo (02/3/2020), di musim 2004/05 Chelsea langsung mengalahkan Manchester United dalam pertandingan liga pertama yang dipimpin Mourinho. Chelsea tidak menelan kekalahan sampai Oktober, dan kemudian cuma menelan satu kekalahan di akhir musim. Chelsea mengumpulkan 95 poin dan hanya kebobolan 15 gol. Itu adalah gelar pertama The Blues dalam 50 tahun.
6. MAN CITY (2017/18)
MAN CITY 2017-18
MAN CITY 2017-18
Seratus poin! Itulah poin akhir Man City di musim 2017/18, di mana mereka unggul 19 poin dari peringkat kedua, Man United. Melansir FourFourTwo (02/3/2020), rekor tersebut juga dilengkapi dengan sederet catatan apik: poin tandang terbanyak (50), kemenangan terbanyak (32), kemenangan tandang terbanyak (16), gol terbanyak (106), selisih gol terbaik (+79), kemenangan beruntun terbanyak (18), kemenangan tandang terbanyak berturut-turut (11), dan meraih gelar Premier League tercepat (dengan 5 pertandingan tersisa). Sergio Aguero mencetak 21 gol liga, Raheem Sterling mendapat 18 gol, sementara Gabriel Jesus menorehkan 13 gol.