Watford VS Liverpool
The Reds, Liverpool harus menelan pil pahit saat bertandang ke Vicarage Road, kandang tim papan bawah, Watford dalam laga pekan ke-28 EPL, Minggu (1/3/2020).
Skuad asuhan Jurgen Klopp tersebut tersungkur dengan skor akhir 3-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Meski menguasai bola hingga 71% The Reds nyatanya tak mampu membongkar solidnya pertahanan The Hornets.
Kembalinya Dejan Lovren ke starting lineupsepertinya selalu menjadi kutukan yang berakhir dengan kekalahan bagi Liverpool. Kembalinya bek asal Kroasia tersebut tak lepas dari cederanya Joe Gomez.
Di laga melawan The Hornets dini hari tadi Lovren terbukti bermain buruk dan lebih banyak melakukan kesalahan elementer. Terutama saat mengemban tugas untuk mengawal Troy Deeney. Striker Watford tersebut pun dengan mudah beberapa kali membahayakan gawang Alisson Becker.
Virgil van DIjk yang mendapat predikat salah satu bek terbaik di dunia saat ini pun harus menelan 4 kali kekalahan saat berduet dengan Dejan Lovren. Bukan sebuah kebetulan tentunya dimana Dejan Lovren bermain disitu Liverpool kalah.
Kekalahan ini sekaligus mengagalkan usaha Liverpool untuk memecahkan rekor tak terkalahkan Arsenal di EPL musim 2003/04.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi Liverpool di EPL musim ini. Menariknya ada 9 data dan fakta mencengangkan atas kekalahan Liverpool atas Watford dini hari tadi. berikut ulasannya
1.Berakhirnya catatan tak terkalahkan Liverpool | 44 W – 1 L
Kekalahan atas Watford membuat rekor tak terkalahkan Liverpool sejak 2019 lalu terhenti. The Reds total mencatatkan 44 laga tanpa kekalahan dan baru 1 kali mengalami kekalahan di Liga Inggris.
2. Watford tim pertama yang bisa clean sheet lawan Liverpool
Watford menjadi tim pertama yang mampu meraih clean sheet saat bersua Liverpool. Selain itu The Hornets juga menghentikan catatan The Reds yang selalu bisa mencetak gol di 36 laga mereka di EPL.
3. Pertahanan Watford buat Liverpool Frustasi
Liverpool melepaskan 7 tembakan ke gawang namun hanya satu yang tepat sasaran. Cara bertahan Watford juga membuat The Reds Frustasi karena hanya mampu melepaskan dua tembakan di dalam kotak penalti Watford.
4. Pertahanan Liverpool mulai goyah
Entah hal ini berpengaruh ke mental pemain atau tidak. Namun sejak kalah dari Atletico Madrid di babak 16 besar UCL. Pertahanan Liverpool menjadi terlalu mudah untuk ditembus.
Dari 3 laga terakhir di semua kompetisi, The Reds sudah kebobolan sebanyak 6 kali dengan rincian; 1x melawan Atletico, 2x lawan West Ham, dan terbaru 3x saat tumbang melawan Watford.
5. Kekalahan terbesar bagi van Dijk sejak 2017
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Virgil van DIjk sejak terakhir kali merasakannya saat membela Southampton 2017 lalu. Kala itu The Saint kalah dengan skor 4-1 atas Leicester.
Bobolnya gawang Alisson tiga kali dalam satu laga juga menjadi catatan minor kedua kalinya bagi van Dijk sejak terakhir kali merasakannya di Camp Nou saat melawan Barcelona di UCL 2019 lalu.
6. The Hornets kalahkan Liverpool (lagi) di Vicarage Road
2015: Watford 3-0 Liverpool
2020: Watford 3-0 Liverpool
7. Hari Kabisat = Harinya Ismaila Sarr
Catatan dua gol dan satu assist saat melawan Liverpool menjadikan Ismaila Sarr pemain pertama yang terlibat dalam tiga gol yang tercipta di hari kabisat untuk pertama kalinya dalam sejarah EPL.