Akhir dari Cabor Badminton Dalam Pertandingan Kali Ini

Masyarakat Indonesia belum mampu beranjak dari kegembiraan atas kemenangan Greysia dan Apriyani setelah mendapatkan medali emas dalam Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan ganda putri ini memang memberikan kado terindah bagi Indonesia di bulan Agustus ini.

Untuk cabang olahraga bulutangkis, Indonesia memang memiliki kualitas cukup bagus. Namun China dan Taiwan jauh lebih unggul jika dilihat secara keseluruhan atau secara umum. China memang berhasil menjadi juara umum dari cabang olahraga bulutangkis, dan Indonesia mendapatkan peringkat ketiga.

Mendapatkan peringkat ketiga sebenarnya sudah sangat bagus. Beberapa negara lawan yang bermain dengan baik bisa dikalahkan. Pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga bulu tangkis memang sudah selesai.

China Berhasil Duduki Peringkat Nomor Satu

China telah berhasil menempati peringkat pertama klasemen di akhir permainan Olimpiade Tokyo untuk cabang olahraga badminton. China ini memiliki enam medali yang didapatkan secara keseluruhan dalam cabang olahraga bulutangkis.

China mendapatkan medali 2 emas dan 4 perak. Medali emas tersebut disumbangkan oleh Wanh Yi Lyu dan Huang dong Ping yang berhasil memenangkan permainan di ganda campuran. Tim ganda campuran ini berhasil mengalahkan lawan mereka yaitu Zheg Si Wei dan Huang Ya Qiong.

Medali emas juga didapatkan dari cabang tunggal putri China yaitu Chen Yu Fei. Chen berhasil memenangkan medali emas dalam tiga babak sekaligus. Hal ini tentu membuat peringkat China terus saja melonjak tinggi, bahkan mendapatkan peringkat pertama di klasemen terakhir.

Kemudian, peringkat kedua ada Taiwan yang berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perunggu. Medali emas dari Taiwan ini didapatkan oleh ganda putra Lee Yang/Wang Chi-Lin yang membantu negaranya berada di posisi dua.

Lee dan Wang berhasil menang atas ganda putra China yaitu Li Jun Hui dan perebutan medali emasnya. Sebelum berhasil meraih emas, ternyata Lee dan Wang juga sempat mengalahkan tim dari ganda putra Indonesia, yaitu Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan di semifinal.

Medali Perak dari Taiwan disumbangkan oleh Tai Tzu Ying yang harus menerima kekalahan di final dari Chen Yu Fei. Kemenangan China mendominasi di beberapa kelas cabang olahraga bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Indonesia Menyusul China dan Taiwan di Peringkat Ketiga

Berharap mampu menyusul China, Indonesia berada di peringkat ketiga dalam cabang olahraga bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia mengoleksi total dua medali, yaitu satu emas dan satu perunggu.

Medali emas berhasil didapatkan oleh Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dalam nomor ganda putri. Sedangkan medali perunggu dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Kevin Cordon dari Guatemala.

Sekalipun hanya berhasil menduduki peringkat ketiga, namun upaya dari para atlet bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020 patut diacungi jempol. Setelah Indonesia, menyusul Denmark yang ada diperingkat ke-empat.

Mereka berhasil membawa pulang medali emas untuk nomor tunggal putra. Medali emas tersebut didapatkan oleh Viktor Axelsen yang berhasil mengalahkan Chen Long dari China.

Sedangkan peringkat kelima dari klasmen akhir Olimpiade Tokyo 2020 diraih oleh India, Jepang, Malaysia dan Korea. Keempat negara tersebut berhasil mengantongi satu perunggu dalam pertandingan badminton Olimpiade Tokyo 2020.

Klasmen terakhir ini menandai usainya ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang diikuti oleh sejumlah negara dunia. Masing-masing atlet dari seluruh negara sudah berpartisipasi dan memaksimalkan kemampuan untuk bermain di cabang olahraga badminton.

Mendapatkan peringkat ketiga, bagi rakyat Indonesia hal tersebut tentu sudah luar biasa. Perjuangan dari Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Anthony Ginting tentu sangat berarti.