Alasan Southgate Meninggalkan James Ward pada EURO 2020

Pertandingan EURO 2020 pertama sudah hampir tiba, termasuk deadline untuk mengumumkan komposisi para pemainnya. Penggemar dilanda rasa penasaran sekaligus gembira karena pada akhirnya mereka bisa tahu pemain – pemain favoritnya bertanding.

Namun sepertinya kegembiraan ini tidak berlangsung lama setelah Southgate akhirnya mengumumkan komposisi pemain dari the Three Lions. Muncul berbagai pertanyaan terkait komposisinya, termasuk ketika tidak meloloskan James Ward pada EURO 2020.

Tidak hanya James Ward saja, dari 33 nama yang mengikuti seleksi, 7 di antaranya juga harus pulang karena tidak terpilih dalam 26 pemain EURO 2020. Sebenarnya ini adalah sebuah kewajaran, setiap seleksi pasti ada yang tersisih serta tidak terpilih, Ward salah satunya.

Reaksi Fans Mengetahui James Ward Tidak Ikut EURO 2020

Terkejut serta bertanya – tanya, begitulah gambaran umum reaksi dari para fans ketika mendengar komposisi tim dari Inggris ini. Tentunya ini dikarenakan salah satu pemain favorit mereka, James Ward tidak bisa bertanding di EURO 2020.

Padahal apabila dilihat dari keseluruhan prestasinya, Ward seharusnya layak untuk bermain pada tim nasional. Bahkan performanya selama mengikuti camp, dirinya mampu menjadi talenta yang mencolok, berbakat, serta berpengaruh pada timnya.

Performanya selama dua musim terakhir menunjukkan bahwa dirinya termasuk orang yang terus bertanding selama dua musim berturut – turut. Tentunya hal tersebut menunjukkan bahwa keterampilan bermainnya sangat diakui serta dibutuhkan oleh tim.

Lebih jauh lagi ketika melihat ke tahun 2018, James mampu mencetak 9 gol dari 12 gol. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dirinya mampu mencetak 75% dari yang direncanakan. Nilai tersebut tentunya sangat besar serta menjadi bukti bahwa James memiliki talenta.

Melihat realitas ini, sangat wajar apabila fans terus bertanya terkait keputusan Southgate tersebut. Namun fans juga tidak bisa langsung menyalahkan atau mengomentari hasil pertimbangan Southgate, mengingat ini demi kepentingan timnas.

Ketika berpikir positif bahwa Southgate melihat dari pengalaman bukan reputasi seperti ucapannya ketika ditunjuk sebagai manajer Inggris tahun 2017. Menemukan sebuah kejanggalan pada komposisinya, seperti masuknya Henderson yang sudah tidak bermain sejak Februari.

Gareth Southgate Akhirnya Menjelaskan Alasannya

Melihat dari posisinya sebagai seorang manajer timnas Inggris, tentunya pertimbangan South gate ketika memutuskan mengambil 26 anggota tanpa James melalui banyak pertimbangan. Tidak hanya pertimbangan individu, tetapi juga pertimbangan makro.

Dirinya juga mengakui bahwa cukup kesulitan serta berat hati ketika harus memilih dari banyaknya pemain bertalenta dan harus membatasi hanya membawa 26 pemain saja pada EURO 2020. Dirinya juga mengakui kemampuan serta keterampilan dari James Ward.

Baginya Ward merupakan salah satu aset Inggris terbaik, dirinya juga berusaha membicarakan terlebih dahulu dengan Ward langsung mengenai keputusannya tersebut. Meskipun berat hati serta kecewa, Ward masih menerima dengan profesional keputusan tersebut.

Saat ini baginya yang terpenting adalah membuat kondisi camp tetap positif, mengingat kompetisi sudah akan diadakan kurang dari dua pekan lagi. Menjaga performa serta kefokusan dari para anggota timnya merupakan hal utama untuk diperhatikan.

Terhadap ketujuh pemain tak ikut serta pada pertandingan EURO 2020, mereka diberi pilihan untuk kembali pulang atau tetap menemani timnya. Beberapa orang termasuk James memilih untuk tetap tinggal memberikan dukungan.

Southgate juga menyatakan bahwa masih banyak kesempatan bagi para pemain tersebut untuk tetap bersinar. Memang benar demikian, begitu juga dengan dukungan para fans. Mereka tidak berhenti memberikan dukungan meskipun tidak ikut dalam EURO 2020.

Mengambil sebuah keputusan besar seperti memilih anggota timnas bukanlah hal yang mudah. Memilih jumlah terbatas dari banyaknya talenta juga sangat berat. Semoga keputusan Southgate, semoga ini menjadi tim terbaik dari Inggris.