Barcelona Semakin Yakin Gagal Jadi Juara Liga Champions Musim Ini
Barcelona Semakin Yakin Gagal Jadi Juara Liga Champions Musim Ini

Sadar kurang layak untuk diunggulkan dalam Liga Champions musim ini, Ronald Koemand dan anak didiknya tidak percaya diri bisa lolos dalam posisi aman. Meski banyak faktor yang menyebut musim ini belum menjumpai keberhasilan, Ia merasa tidak perlu memikirkan hal tersebut secara berlebihan.

Sempat berhasil mencapai titik aman pada posisi delapan besar musim kemarin, tidak selamanya membuat pencapaian ini bisa dijangkau kembali. Kondisi pertahanan yang kurang konsisten sejak pertandingan dua bulan lalu mungkin masih bisa membawanya meraih trofi, tetapi tidak sama untuk pekan ini.

Andil Sang Kapten, Lionel Messi sebagai pemimpin pertandingan yang dibantu elemen lainnya tentu bisa membantu membawa klub kebanggaan meraih penutupan yang menawan pada musim itu. Ditambah kembalinya pemain-pemain andalan yang sempat hiatus dengan strategi segitiga defensif membuktikan keberaniannya dalam perombakan format lapangan.

Mencoba Tepis Prasangka Buruk

Saat diminta keterangan, Ronald Koemand mengaku untuk musim ini Barcelona memang belum mampu menarik perhatian dibanding tim lainnya. Seperti diketahui, dalam tim Grup G Ia dipasangkan dengan Dynamo Kyiv Ferencvaros dan Juventus. Namun, bukan berarti itu menjadi halangan menunjukkan performa anak didiknya secara optimal.

Seperti yang sempat dikatakan untuk EUFA pada Selasa (20/10) Koemand memiliki semangat tinggi untuk memberikan pembuktian bahwa klubnya mampu menghasilkan langkah maksimal dengan semua persiapan bekalnya. Prasangka yang bisa muncul mungkin saja benar, tetapi tidak ada salahnya mencoba memberikan pembuktian terbaik terlebih dahulu.

Dengan latihan lebih giat dan strategi yang matang Barcelona ditaksir akan mampu memberikan permainan optimalnya saat pertandingan dini hari nanti. Tentunya ambisi ini tidak hanya dimiliki oleh pelatihnya saja, personil-personilnya optimis akan tuai hasil secara memuaskan.

Dalam pertandingan melawan Ferencvaros, Barcelona sudah memiliki anggapan positif dari hasil yang tidak akan menghianati usaha. Dibantu ambisi yang menguasai penuh dalam lapangan tentu menjadi mudah mematangkan pondasi kubu dari segala penjuru. Penguasaan pertahanan akan terbantu dari kekuatan dan strategi yang telah dipersiapkan.

Ancaman Perlawanan Kubu Lawan

Masih dalam pertandingan penyisihan grup pertama, membawa kemenangan ke luar lapangan harus menjadi hal yang tidak perlu diingatkan kembali. Belum lagi pertandingan ini akan digelar dalam kandang sendiri. Tentu skor terbaik menjadi hal utama untuk dipertaruhkan meski lawan yang ditemui tidak selalu mudah.

Meski menjadi satu yang diunggulkan dibanding klub lainnya, Barcelona tidak serta merta menjadi tinggi hati. Sikap terlalu puas ini bisa saja menumbangkan nama klub yang dijaga mati-matian. Dilihat dari pertandingan musim lalu tentu lawan akan memberikan prediksi seperti apa nantinya langkah tepat melibas Barcelona.

Lapangan Camp Nou bisa saja membawa keberuntungan untuk Barcelona kali ini. Namun, tidak menutup kemungkinan Ferencvaros mampu mengambil alih nasib baik itu. Aksi perlawanan kubu lawan mungkin bisa menumbangkan pertahanan anak didik Koemand saat itu juga.

Baik atau buruknya nasib yang mungkin ditemui nantinya, pelatih tetap mengimbau anak didiknya menampilkan performa terbaiknya dan mengurangi fokus untuk hal tidak perlu. Satu hal untuk menjadi fokus saat ini adalah bagaimana menghalangi gawang dari gencaran lawan serta kemampuan meraih skor tertinggi dalam pertandingan.

Sebagai pemain profesional, Koemand percaya anak didiknya tidak akan menyelewengkan arahannya. Strategi yang disusun secara sempurna pasti mampu dijalankan dengan baik. Sebab, saat memilih menjadi bagian dari Barcelona haruslah siap membawa kemenangan meski sampai berdarah.

Barcelona Semakin Yakin Gagal Jadi Juara Liga Champions Musim Ini
Barcelona Semakin Yakin Gagal Jadi Juara Liga Champions Musim Ini

Ketatnya Persaingan Dalam Lapangan

Dilihat dari catatan kronologi Liga Spanyol, Koemand masih belum percaya diri dapat mengarahkan klub kesayangannya melangkah lebih jauh untuk merebut nilai tertinggi pada penghargaan Liga Champions. Kewalahannya menghadapi banyak tantangan oleh kubu lawan bisa menurunkan suasana tim menjadi lebih tidak kondusif dari gempuran pertandingan sebelumnya.

Mewujudkan cita-cita Barcelona mengantongi penghargaan bergengsi tentu menjadi kebanggaan berarti. Namun, persaingan ketat antar kubu lawan yang lebih paripurna mampu membuat nyali Koemand semakin menciut. Belum lagi catatan buruk klubnya masih menghantui sampai saat ini. Ditambah niat hengkangnya Messi akibat situasi kurang menguntungkan tersebut.

Menaungi Barcelona dengan banyak harapan dan kekhawatiran pasti menjadi beban tersendiri bagi pelatih. Memberikan semangat serta percaya diri untuk anak didiknya memanglah tanggung jawabnya demi menumbuhkan ambisi memenangkan pertandingan. Namun, tidak semua keberuntungan bisa memihak secara sempurna dalam ajang pertandingan bergengsi musim ini.