Bintang Kontroversi Musim Ini, Oezil Ditinggal Adidas
Bintang Kontroversi Musim Ini, Oezil Ditinggal Adidas

Mesut Oezil, pemain sepak bola asal Jerman yang sekarang berlaga di Liga Premier Inggris kini mendapat julukan bintang kontroversi sepak bola. Gelandang Arsenal itu lebih sering membuat kontroversi dibandingkan tampil menawan di dalam lapangan sepak bola.

Meski masih menjadi pemain Arsenal dengan gaji tertinggi namun kontroversi yang Oezil lakukan telah berimbas buruk bagi karirnya di dunia sepak bola. Berawal dari pencabutan sponsor dari produsen otomotif Mercendes-Benz di tahun 2018 dengan alasan kepensiunan Oezil di Timnas Jerman.

Kala itu Oezil dijadikan kambing hitam akibat tampil buruk di Die Mannschaft pada Piala Dunia 2018 lalu dan menyebabkan dirinya tersingkir di fase grup. Kini citra Oezil terus memburuk di mata sepak bola dunia, bahkan ada kabar bahwa Adidas tidak akan memperpanjang kontrak sponsor bagi Oezil.

Kabar ini tentu hangat diperbincangkan banyak orang pasalnya Oezil dan Adidas telah 7,5 tahun bersama dan memiliki sejarah yang menyenangkan. Spekulasi hingga spekulasi mencuat dimata orang banyak. Ada anggapan bahwa hal tersebut disebabkan karena penurunan citra Oezil itu sendiri.

Ada juga yang beranggapan bukan karena citra. Berbagai pendapat boleh saja dilontarkan dalam kasus ini nyatanya agen Oezil telah angkat suara. Sebelum menyimak tentang klarifikasi Oezil, berikut berikut kilas balik kontroversi yang pernah dilakukan Oezil pada musim ini.

Kilas Balik Kontroversi Oezil Musim Ini

  1. Perseteruan dengan Mantan Manager dan kontroversi tim kapten

Kontroversi Mesut Oezil yang pertama datang dari dalam Arsenal sendiri. Unai Emery, yang kala itu menjabat sebagai manager Arsenal dirasa tidak memiliki hubungan baik dengan Oezil. Hal ini Nampak terlihat bahwa Oezil hanya bermain 4 kali saja padahal Liga Inggris telah berlangsung selama 13 pekan.

Bukan tanpa alasan atau karena dendam pribadi, dikutip dari Daily Mail sang manager mengungkapkan alasannya jarang memakai Oezil. Emery mengaku bahwa Oezil memiliki komitmen buruk sehingga akan berpengaruh pada tim. Ungkapan tersebut didukung dengan kenyataan ketidakhadiran Oezil pada pertemuan tim pasca Arsenal kalah 1-4 dari Chelse.

Selain itu kontroversi tentang tim kapten di Arsenal juga menjadi salah satu alasannya. Oezil masuk dalam jajaran nama calon ketua tim. Namun pemain lain tidak yakin pasalnya di ruang ganti tidak ada yang ingin Oezil tampil sebagai kapten.

  1. Tampil buruk hingga mengamuk di laga melawan Man City

Kontroversi selanjutnya mencuat ketika pertandingan Arsenal melawan Man City. Kala itu Oezil tampil tidak baik sehingga pada menit ke 58 dirinya akhirnya digantikan oleh Emile Smith. Ketika itu Oezil benar-benar menunjukkan ketidaksenangannya dengan keputusan dari Ljunberg.

Respon pemain 31 tahun itu terkesan marah dengan membuang dan menendang sarung tangannya. Tak hanya itu Oezil juga bahkan meneriaki Pep Mertesacker yang berada di pinggir lapangan sambil berjalan ke bangku cadangan.

  1. Kontroversi dengan Negara China

Kontroversi yang paling menghebohkan karena keikutcampuran Oezil terhadap aturan pemerintah China terhadap Suku Uighur. Imbas dari kritikan di akun sosial medianya tersebut pemerintah China melarang segala bentuk dukungan bagi Arsenal termasuk melarang penyiaran laga Arsenan vs Man City.

Bintang Kontroversi Musim Ini, Oezil Ditinggal Adidas
Bintang Kontroversi Musim Ini, Oezil Ditinggal Adidas

Agen Oezil Ungkap Alasan Adidas Tak Lagi Sponsori Oezil

Berbagai kasus kontroversional itu membuat Oezil dijuluki sebagai bintang terkontroversi musim ini yang berimbas mencuatnya kabar tak sedap bawasannya Adidas akan berhenti mensponsori dirinya di tahun ini. Padahal kontrak Oezil dan Adidas termasuk besar yaitu 22 juta pound sterling.

Kabar miring tersebut lantas langsung dibantah Dr. Erkut Sogut yang saat ini menjabat sebagai agen Oezil. Pertama-tama Sogut memang mengakui bahwa Adidas tidak akan memperpanjang kontrak dengan kliennya. Namun alasannya bukan karena citra Oezil yang buruk.

Alasan utama Adidas berhenti bekerja sama dengan kliennya adalah Oezil yang kini ingin membesarkan brand-nya sendiri yakni M-10. Sogut menekankan bahwa Oezil bisa saja menandatangani kontrak lain, namun Oezil lebih memilih untuk membesarkan brandnya sendiri.

Hal ini pun diketahui langsung oleh Adidas. Oezil mengenakan brand-brandnya sendiri akhir-akhir ini melalui akun Twitternya, padahal Ia masih aktif bermain di sepak bola. Tindakan uniknya ini tidak biasa dilakukan pemain lain. Pemain sepak bola pada umumnya membesarkan brand ketika berada di akhir karir mereka.