Daripada Mo Salah, Son Heung-Min Lebih Cocok Jadi Pemain Terbaik
Daripada Mo Salah, Son Heung-Min Lebih Cocok Jadi Pemain Terbaik

Seperti yang kita ketahui Mohamed Salah mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim ini versi asosiasi pemain profesional di Inggris atau yang biasa disebut PFA.

Striker Liverpool itu berhasil mengalahkan sejumlah nama beken lainnya, seperti Harry Kane, Sadio Mane, Kevin De Bruyne, Virgil van Dijk dan Cristiano Ronaldo. Terpilihnya Salah sebagai pemain terbaik Liga Inggris itu tak lain karena penampilannya di sepanjang musim yang berhasil mencetak 23 gol dan 13 assist. Membuatnya menjadi playmaker dan top skorer.

Apabila melihat catatan diatas, pantas saja apabila Mo Salah terpilih menjadi pemain terbaik Liga Inggris untuk kedua kalinya selama bermain di Inggris. Meski begitu, penghargaan tersebut menuai kontroversi dari para penggemar bola Liga Inggris karena tidak adanya nama Son Heung-Min dalam daftar nominasi. Padahal, Heung-Min juga berbagi gelar top skor bersama Mo Salah dengan raihan gol sebanyak 23.

Meski pada akhirnya Salah dianggap lebih layak memenangkan gelar tersebut daripada Son Heung-min, faktanya ada alasan kenapa pemain Tottenham Hotspur itu patut untuk masuk kedalam daftar nominasi dan menjadi pemain terbaik Liga Inggris musim ini. Berikut alasan tersebut:

Kalah Populer

Sadio Mane dan Harry Kane
Sadio Mane dan Harry Kane

Sewaktu nominasi tersebut dirilis, para penggemar terkejut karena nama Harry Kane masuk dalam daftar nominasi yang ada, padahal apabila dilihat dari kontribusi, Son Heung-Min lebih berkontribusi daripada rekan setimnya itu.

Dilihat dari prestasi, seharusnya Heung-Min masuk kedalam daftar nominasi daripada Cristiano Ronaldo atau Sadio Mane yang dianggap gagal berprestasi. Sebagai informasi kedua pemain tersebut membuat gol lebih sedikit daripada Heung-Min.

Ia kalah dari Ronaldo dan Mane yang mempunyai statistik jauh dibawahnya. Hal ini membuktikan bahwasanya Heung-Min kalah populer dari kedua pemain tersebut.

Lebih Baik dari Mo Salah

Son Heung-Min dan Mo Salah
Son Heung-Min dan Mo Salah

Apabila Mo Salah terpilih karena jumlah gol, seharusnya gelar tersebut lebih cocok diberikan kepada Son Heung-Min. Meski kedua pemain tersebut sama-sama mencetak 23 gol, tetapi striker Tottenham Hotspur tersebut mampu mengoleksi gol tanpa melakukan penalti. Sedangkan lima dari gol yang dicetak Mo Salah, didapatkannya dari eksekusi penalti.

Jika ketajaman dijadikan acuan, Son Heung-Min jelas lebih baik. Dilihat dari statistik, dirinya lebih mematikan di depan kotak gawang karena overperformed dengan membuat 23 gol dari 16.4 xG (Expected Goals). Mo Salah sendiri hanya mampu membuat 23 gol dari 21.8 xG yang mana butuh lebih banyak peluang untuk melakukannya.

Gol yang dibuat Son Heung-Min berasal dari 47 tembakan ke gawang dari 86 tendangan yang dibuat dimana Mo Salah memerlukan 49 tembakan ke gawang dari 134 tembakan. Dari statistik ini, jelas Son Heung-Min merupakan striker yang lebih baik daripada Mo Salah.