Denda untuk Messi dan Barcelona atas Tribut Penghormatan Maradona

Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian karena melakukan tribut untuk legenda sepak bola, Diego Maradona, yang telah meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Akan tetapi, Barcelona justru harus membayar denda akibat aksi La Pulga yang tidak sesuai dengan aturan dari La Liga.

Barcelona baru menyelesaikan laga menghadapi Osasuna akhir pekan kemarin. Pertandingan La Liga Barca vs Osasuna berakhir dengan skor kemenangan 4-0 untuk Barca. Messi turut ambil andil dalam mencetak gol kemenangan, diikuti Martin Braithwaite, Antoine Griezmann, dan Philippe Coutinho.

Wajar bagi seorang pemain melakukan selebrasi setelah mencetak gol, begitu pula Lionel Messi. Selepas mencetak gol, Lionel Messi melakukan selebrasi dengan melepas seragam sehingga menunjukkan pakaian bagian dalamnya. La Pulga memakai jersey Newell’s Old Boys dengan nomor 10 di balik jerse klubnya sendiri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tribut untuk Diego Maradona.

Sanksi untuk Aksi Tribut dari Lionel Messi

Diego Maradona memang pernah jadi bagian klub asal Argentina itu ketika masih aktif bermain sepak bola dulu. Maradona bergabung dan memperkuat klub ini sebelum nantinya bergabung dengan Boca Jubiors. Hingga akhirnya, sang legenda mengakhiri karier panjang yang sudah lama dilakoninya.

Aksi selebrasi ini tidak direncanakan sebelumnya sehingga banyak pihak terkejut melihatnya. Tidak ada yang menyangka Messi akan nekat melakukan hal ini. Bahkan Antoine Griezmann hinnga Ronald Koeman mengaku terkejut dan sama sekali tidak tahu jika Messi mempersiapkan selebrasi penghormatan.

Akan tetapi, aksi La Pulga bertentangan dengan aturan yang berlaku. Lionel Messi harus menerima kartu kuning dari wasit setelah mencetak gol kemenangannya. Dengan banyak pertimbangan, federasi sepak bola Spanyol memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar 780 euro atau jika dirupiahkan berkisar antara Rp13 juta.

Dari total denda yang dilimpahkan, La Pulga hanya menanggung denda 600 ribu euro. Sisa nominal denda harus ditanggung pihak Barcelona. Sebenarnya, pihak klub sudah memberi pembelaan terhadap aksi pemainnya ini. Mereka beranggapan jika yang dilakukan Messi hanya sebuah tribut untuk sang legenda, Maradona.

Protes dari Barcelona sebenarnya diterima positif oleh federasi sepak bola Spanyol. Akan tetapi, aturan tetap harus ditegakkan. Mereka tetap memberi denda untuk Messi dan Barca berpedoman pada artikel 93 dalam aturan dari FIFA. Aturan tersebut menyebutkan jika pemain dilarang melakukan selebrasi dengan melepas seragam, berlaku untuk semua motifnya.

Untuk mengenang dan menghormati kepergian sang legenda, Lionel Messi lebih dulu memberi tribut melalui unggahan di media sosial, Instagram. Dengan pesan menyentuh, La Pulga menuliskan segala perasaannya untuk sang legenda. Messi menuliskan jika hari ini merupakan hari yang menyedihkan untuk Argentina dan dunia sepak bola.

Sembari mengenang masa-masa kebersamaan mereka semasa Maradona masih aktif dalam sepak bola, Messi mengungkapkan pesan terbaik yang bisa dilihat dalam unggahan tersebut. La Pulga menutup unggahan dengan ucapan berbela sungkawa untuk kepergian Maradona.

Alasan Messi Harus Membayar Denda Karena Tribut untuk Maradona

Tribut ikonik penuh dengan emosi milik La Pulga berhasil menyentuh seluruh mata yang menyaksikan aksi tersebut. Akan tetapi, Barcelona dibuat merugi karena harus melunasi denda cukup besar. Tidak ada yang bisa menyangkal hukuman dari tindakan ini karena memang nyata melanggar aturan.

Aturan sudah ditentukan oleh FIFA, dan secara singkat mengatakan jika pemain tidak diizinkan melakukan selebrasi dengan membuka baju karena dapat menunjukkan logo, akronim, slogan, dan unsur-unsur lain dari balik jersey pemain.

Aksi dari Messi jelas menunjukkan logo sponsor sehingga sanksi ini tidak bisa dielakkan. Meski berhasil membuat orang lain tersentuh dengan aksi tributnya, mereka tetap harus menyelesaikan denda sesuai aturan yang berlaku.

Aturan ini tidak hanya berlaku pada La Liga Spanyol, tetapi berlaku di semua liga profesional di seluruh dunia. Syaratnya, laga ini masih berada di bawah naungan FIFA. Kasus serupa sebenarnya pernah terjadi juga pada Messi dan klubnya di tahun 2011 lalu.

Barcelona harus membayar denda karena kesalahan Mesi yang memperlihatkan tulisan selamat ulang tahun mama setelah sukses mencetak gol ketika menghadapi Santander. Pastinya, aturan tetap harus dijalankan meski aksi ini diapresiasi oleh beberapa pihak yang sangan mengagumi Diego Maradona.