Dinilai Belum Siap Geser Posisi De Gea, Dean Handerson Masih Perlu Belajar
Dinilai Belum Siap Geser Posisi De Gea, Dean Handerson Masih Perlu Belajar

Kabar pulangnya Dean Henderson ke Manchaster United memang terdengar cukup menegangkan musim ini. Biar bagaimanapun, ia memiliki peluang kecil untuk bisa mengganti posisi kiper utama milik The red Devils, David De Gea. Perolehan nya musim ini memang diakui cukup memukau.

Meski belum memiliki kesempatan untuk turun, namun Dean sudah mendapat panggilan dari Timnas Inggris. Sebenarnya tak hanya itu, Dean dikabarkan juga mendapat tawaran dari PSG dan Chelsea. patut dinantikan kebenarannya apakan Henderson akan memperebutkan posisi kiper utama dengan De Gea di musim depan ataukah tidak.

Sheffield memang sedang hangat untuk dibicarakan, selain kabar perpindahan kiper emasnya yang masih belum dapat dipastikan kebenarannya itu, Sheffield juga tengah bersitegang dengan lawan main nya di premier League pekan ini. Pertandingan pada 18 Juni 2020 itu berlangsung cukup sengit antara 2 tim.

Jadi Kiper Muda, Dean Masih Harus Miliki Pengalaman Lebih

Dalam 28 laga Liga Inggris dengan Sheffield United, Dean berhasil mencatat 11 cleanset di club yang menaunginya selama 2 tahun ini. Yang terbaru adalah saat permaianan Sheffield melawan Aston Villa pada rabu, 17 Juni 2020 di mana ia menjaga gawangnya bersih dari terobosan gol lawan.

Di ajang bergengsi Premier League, ia adalah kiper dengan catatan terbaik dibandingkan dengan kiper-kiper lainnya. Kepulangannya ke Old Trafford dalam rangka melawan De Gea adalah gosip yang wajar jika melihat perolehan nya musim ini.

Kiper 23 tahun itu tampil cemerlang di tengah-tengah laga Premier League yang berjalan dengan begitu keras. Dean memang layak disandingkan dengan Allison Becker kiper Liverpool. Sheffield yang merupakan tim promosi berhasil meraih peringkat ke-7 dalam klasemen sementara liga inggris.

Namun yang terjadi nantinya tetap ada peluang bahwa ia takkan mampu menggantikan posisi De Gea. Kabar yang tengah marak ini menggugah para mantan kiper MU untuk angkat bicara. Mark Bosnich dan April lalu selaku mantan kiper MU, memberi saran untuk Dean.

Ia mengatakan bahwa terlebih dahulu Dean harus memiliki pengalaman lebih sebagai persiapan. Tak hanya Mark dan April, mantan kiper legendaris MU lain seperti Peter Schmeichel juga berpendapat bahwa De Gea adalah kiper terbaik dunia dan ia tak menunjukkan indikasi akan segera lepas dari MU.

Selama 6 musim terakhir, Peter memang mendapat 4 penghargaan pemain terbaik dalam club. Oleh karena itu, sangat perlu untuk para kiper muda agar belajar lebih banyak seperti dalam Liga Champions dan banyak lagi kesempatan di kejuaraan internasional lainnya.

Dinilai Belum Siap Geser Posisi De Gea, Dean Handerson Masih Perlu Belajar
Dinilai Belum Siap Geser Posisi De Gea, Dean Handerson Masih Perlu Belajar

Drama Sheffield United Vs Aston Villa Berakhir Seri

Selain tengah ditimpa isu perpindahan Dean Henderson, Sheffiels United juga tengah dilanda kontroversi dengan Aston Villa pasca Liga inggris pada kamis dini hari (18/06/2020) yang berujung pada hasil seri setelah terhambat 3 bulan karena pandemi corona.

Laga di Villa park yang diawali dengan aksi berlutut para pemain itu, dilakukan untuk menunjukan keperdulian akan bangsa berkulit hitam sebagai simbol menentang rasisme. Penghormatan untuk petugas medis yang melawan Corona juga ditunjukkan dengan simbol jersey yang disematkan.

Dalam pertandingan, protokol kesehatan diterapkan sebaik mungkin dan pada awalnya berjalan dengan sangat kondusif, namun tanpa disangka akan muncul kejadian dramatis antara 2 tim yang bermain memperebutkan kemenangan itu. Semua tim nampak siap untuk bermain memberikan yang terbaik.

Tak ada penonton di stadion dan beberapa staf yang ada mengenakan masker. Laga berlangsung dengan taburan ancaman antar tim dan kendali permainan lebih banyak dikuasai oleh tuan rumah. Drama pun terjadi pada saat shefield protes atas keputusan wasit yang tak dapat di ganggu gugat.

Hal ini terjadi karena tangkapan bola yang melewati garis gawang oleh kiper Aston Villa pasca tendangan bebas yang dilakukan Oliver Norwood. Namun ternyata teknologi garis gawang tidaklah bekerja dan gol tersebut tidak disahkan oleh wasit. Shiffield pun tidak mampu menerima hal tersebut dan protes.

Pada akhirnya, hasil pertandingan 0 – 0 dan Aston Villa berada di peringkat 19 dari 29 laga dengan 26 poin alias ada di zona merah klasemen liga Inggris. Sedangkan Sheffield memiliki 44 poin dan ada di peringkat 6.