Dua Klub Wakil Inggris Gagal Meraih Kemenangan

Pada lanjutan Liga Europa yang digelar Jumat 26/2 dini hari waktu Indonesia barat, dua klub Inggris mengalami hasil buruk yaitu gagal meraih kemenangan atas lawan-lawannya masing-masing. Mereka adalah Leicester City serta Manchester United. Padahal ketika di level domestik atau lebih tepatnya liga Inggris, pada lanjutan pekan 26 kemarin mereka sama-sama berhasil meraih kemenangan.

Inkonsistensi ini terkadang menjadi pertanyaan publik mengapa ketika performa baik di Barclays Premier League sangat positif dan bahkan tidak terkalahkan di lima laga terakhir namun hal itu tidak bisa menular ke Liga Europa. Apakah mereka memang tidak fokus atau hanya setengah hati mengikuti kompetisi ini atau memang adanya kutukan sulitnya meraih kemenangan.

Sang Setan Merah pada lanjutan babak 32 besar Liga Europa ini menghadapi salah satu wakil LaLiga Spanyol yaitu Real Sociedad yang sementara ini bercongkol pada posisi kelima klasemen sementara. Sehingga jika United mendapatkan sebuah hasil imbang dirasa memang sesuai atau seimbang dengan lawannya tersebut karena sama-sama berada diposisi papan atas klasemen liganya masing-masing.

Kemudian dari pihak Leicester sendiri performa baik dan positif ketika di Liga Inggris ternyata masih belum bisa menghantarkan atau membawa mereka meraih kemenangan diajang kasta kedua kompetisi antar klub di Eropa ini. Mereka menelan kekalahannya atas wakil dari Republik Ceko yaitu Slavia Praha.

Manchester United Ditahan Skor Imbang

Dalam lanjutan babak 32 besar UEFA Europa League, salah satu partai panas tersaji antara Manchester United melawan Real Sociedad. Pertandingan juga berjalan dengan sangat ulet karena kedua tim tampil sangat berhati-hati. Namun hasil ini tidak mempengaruhi dari melajunya Setan merah kebabak selanjutnya Liga Europa ini karena kemenangan 4-0 pada leg pertama dahulu.

Namun karena memang alotnya jalannya pertandingan, kedua tim tidak terlalu banyak menciptakan peluang. Mungkin hal itu terjadi karena Setan Merah hanya mengincar hasil imbang saja sudah mampu menghantarkan mereka melaju kebabak 16 besar. Kemenangan besar di leg kedua membuat mereka tampil tidak terlalu ngotot dan menekan sejak menit pertama.

Dari statistik jalannya laga yang berkesudahan 0-0 tersebut tercatat Setan Merah menguasai pertandingan 58% berbanding dengan 42%. Meski menguasai pertandingan, mereka tetap tidak mampu menembus pertahanan Sociedad dan juga untuk sekadar mencetak gol saja. Dari jumlah 11 tendangan saja mereka juga hanya mampu meluncurkan 4 tendangan ke gawang saja.

Leicester City Gugur pada Pertandingan

Pada leg kedua yang digelar pada King Power Stadium ini, tuan rumah Leicester City harus mengakui keunggulan dari sang tamu yaitu Slavia Praha dengan kekalahan 0-2. Hal ini membuat mereka harus merelakan satu tempat di babak 16 besar UEFA Europa League karena tidak mampu meraih kemenangan pada leg kedua semalam.

Padahal hasil baik pada leg pertama saat mereka tandang dengan bermain imbang menjadi salah satu modal penting bagi anak asuhan Brendan Rodgers ini untuk bisa berlanjut kebabak 16 besar Liga Europa nantinya. Meski menguasai jalannya pertandingan sampai 62%, mereka kesulitan menciptakan gol sebagai pemecah kebuntuan. Sebaliknya, dimenit 49 dan 79 tim tamu berhasil mencetak gol kemenangan mereka.

Dengan hasil tersebut Leicester yang sedang naik daun dikompetisi Liga Inggris harus rela untuk kehilangan kompetisi Eropa nya dengan tidak bisa melanjutkan kebabak 16 besar selanjutnya. Dengan begitu fokus mereka akan tertuju pada pergelaran liga Inggris saja. Sehingga dengan begitu mengincar posisi zona liga Champions rasanya menjadi hal yang wajar.