Erik ten Hag Tidak Pusingkan Keinginan Ronaldo Untuk Keluar
Erik ten Hag Tidak Pusingkan Keinginan Ronaldo Untuk Keluar

Erik ten Hag tidak pusingkan keinginan Cristiano Ronaldo untuk hengkang, meski status sang pemain adalah top skor untuk Manchester United.

Baru-baru ini Ronaldo memang mengungkapkan keinginannya untuk hengkang dari Old Trafford setelah Man United dipastikan tidak bisa tampil di Liga Champions.

Ronaldo yang kembali bergabung bersama skuad setan merah pada Juli 2021 lalu, masih menyisakan kontrak yang akan habis pada Juni 2023 mendatang.

Meski belum memasuki masa-masa akhir kontrak, Ronaldo mengungkapkan apabila dirinya ingin pergi pada bursa transfer musim panas ini.

Hal yang sama juga dikonfirmasi oleh agen sang pemain, Jorge Mendes, keinginan kliennya untuk keluar karena tidak ingin menjadi penonton pada gelaran Liga Champions.

Pada Liga Inggris musim lalu, Manchester United hanya mampu menempati peringkat enam, dibawah Tottenham Hotspur dan Arsenal.

Ronaldo yang saat itu menjadi ujung tombak Man United, mampu mendongkrak hasil tiap pertandingan yang diikutinya. Bahkan, striker berusia 37 tahun tersebut mampu menyumbangkan 18 gol pada Liga Inggris 2021/2022. Dirinya pun merupakan pemain andalan di masa kepemimpinan Solskjaer dan Ralf Rangnick.

Meski begitu, pelatih baru Manchester United saat ini, Erik ten Hag tidak pusingkan keinginan pemain Portugal itu untuk keluar.

Ten Hag Tak Pusing Apabila Ronaldo Pergi

Erik ten Hag dan Ronaldo
Erik ten Hag dan Ronaldo

Dilansir oleh The Times, kepergian Cristiano Ronaldo kemungkinan akan menjadi bencana bagi skuad Setan Merah.

Menilik penampilan individunya, Ronaldo memang memiliki musim yang bagus bersama MU, dalam 37 penampilan, dirinya mampu menyumbangkan 24 gol.

Namun apabila benar terjadi, kepergian mega bintang itu bisa saja jadi langkah awal pembangunan kembali skuad Manchester United.

Sebelumnya, ten Hag berkeinginan agar Cristiano Ronaldo tetap bertahan, namun perlu diingat adalah pelatih berusia 52 tahun itu merupakan pelatih klasik di klub sebelumnya, Ajax Amsterdam.

Sejak melatih Ajax, ten Hag selalu menerapkan sepakbola menekan, dimana seluruh pemain, kecuali yang berposisi sebagai bek tengah, terus aktif memberikan tekanan kepada lawan meski saat tidak membawa bola.

Sedangkan saat bersama Ronaldo, MU selalu menampilkan pola serangan yang bergantung pada striker asal Portugal itu.

Beredar kabar apabila dirinya mengganggu program latihan, Ronaldo berpendapat bahwa latihan harusnya menyenangkan, selain itu muncul rumor adanya perselisihan dengan Harry Maguire perihal ban kapten.

Meskipun kepergian Ronaldo bisa menjadi langkah awal untuk membangun skuad Man United kembali, namun kepergian megabintang itu bisa saja menyebabkan kecanggungan.

Tapi hal tersebut bisa menjadi hal yang positif bagi tim, karena itu Erik ten Hag tidak pusingkan rencana Ronaldo untuk hengkang. Dengan kepergian sang pemain, dirinya akan mampu membuat permainan yang sesuai dengan gaya melatihnya.