Jurgen Klinsmann Sebut Kimmich Pemain Kunci untuk Jerman

Tidak lama lagi perhelatan akbar 4 tahunan benua biru akan segera digelar. Seluruh negara saat ini sudah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan yang sejatinya digelar pada tahun 2020 tersebut.

Salah satu tim yang sudah berbenah adalah Jerman. Salah satu mantan pelatih, Juergen Klinsmann menyebutkan bahwa, Joachim low wajib memperhatikan kapasitas anak asuhnya. Karena, saat ini skuad tim sudah merata.

Menurut pria berusia 56 tahun tersebut, ada satu nama dipercaya akan jadi pemain kunci dan dapat mengantarkan negaranya merebut Piala bergengsi antar negara Benua Eropa tersebut. Dia adalah Joshua Kimmich.

Pria yang pernah mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik Jerman itu menyebutkan bahwa, Kimmich punya peran strategis dalam kelolosan Die Mannschaft. Oleh karena itu, membuatnya bermain lepas adalah penting.

Profil Lengkap dari Joshua Kimmich

Sepertinya, pernyataan Klinsmann tersebut bukan isapan jempol semata. Joshua sendiri saat ini merupakan pemain Bayern Munich. Perannya tidak bisa dikatakan sembarangan sehingga, mampu meraih trofi Liga Jerman.

Walaupun, dalam Bundeliga pemain berusia 26 tahun tersebut hanya bermain 19 kali saja. Tetapi, dalam melakukan aksinya sangat memukau. Memang, saat ini ada pergantian posisi karena, awalnya bek sayap kanan.

Di mana performanya selalu dibandingkan dengan salah satu mantan kapten Die Rotten , Philip Lahm. Kemudian, sering perjalanan waktu dan kebutuhan tim Kimmich akhirnya menjalankan peran baru sebagai gelandang.

Catatannya memang sangat impresif Walaupun, hanya mengemas 2 gol saja. Namun, untuk asist mampu mengemas 10 kali. Dengan demikian rata-rata setiap 2 kali pertandingan selalu mampu menciptakan peluang.

Performanya memang bukan main, tidak heran bila Joachim Low sering memanggilnya di Timnas menjadi mesin serang mematikan. Hasil itu memang dibayar lunas saat mengalahkan Islandia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia.

Harus diakui bahwa, idolanya membawa pengaruh positif bagi dirinya saat dilapangan. Pemain berusia 26 tersebut selalu mengidolakan Xavi Hernandez. Setiap gerak-gerik dan skill selalu dipelajari melalui berbagai tayangan ulang.

Kebiasaan ini melekat dan terus diperlihatkan dalam beberapa kali pertandingan. Satu poin penting yang didapatkan adalah Xavi punya visi permainan jelas. Inilah inspirasi Joshua agar tampil baik setiap pertandingan.

Peran Joshua Kimmich di Timnas

Piala Eropa tahun ini memang berbeda dan spesial karena menjalani musim dengan jumlah negara lebih banyak yaitu 24 negara. Di mana tahun sebelumnya hanya 16 tim saja. Pengundian sudah dilakukan.

Dari semua grup, harus diakui Die Mannschaft berada dalam posisi sulit. Sebutannya adalah Grup neraka karena, harus bersaing bersama Portugal, Perancis, serta Hongaria. Bukan perkara mudah memang.

Protugal punya dua pemain kunci dan besar yaitu Christiano Ronaldo serta Bruno Fernandez. Sementara, Perancis sendiri masih cukup ditakuti karena, performanya cukup bagus beberapa pertandingan terakhir dilalui tanpa kekalahan.

Dari kenyataan tersebut Klinsmann menyakini Kimmich adalah kunci terbaik membongkar serta mempertahankan timnya dari gempuran dua negara tersebut. Menurut analisisnya Joshua ini adalah penghubung dari penyerang dan pertahanan.

Menariknya, Kimmich melakukan peran itu dengan baik. Bisa dikatakan jadi motor kapan harus bertahan dan untuk menyerang. Sehingga, permainan menjadi balance karena, kontroling cukup baik. Kecerdasannya terus berkembang.

Pemain itu tahu benar harus diapakan bola tersebut apakah diumpan langsung ke depan atau mengaturnya untuk per kaki terlebih dulu. Inilah alasan tepat mengapa Joachim Low wajib membuatnya merasa nyaman.

Terutama saat bermain selama 90 menit. Impian terbesar Jerman tahun ini adalah memperbaiki posisi mereka dari tiga menuju Juara. Apakah bisa melaju lebih banyak? Tunggu saja kick off 12 Juni.