Jurgen Klopp Tidak Akan Rekrut Pemain yang Belum Vaksin

Meski beberapa negara sudah tidak mewajibkan memakai masker lagi, tapi sebenarnya covid-19 masih ada dan bahkan terdapat varian baru. Karena pendemi, hampir semua sektor merugi termasuk dari dunia sepak bola.

Piala dunia juga diundur satu tahun, Liga Champions pada tahun lalu juga ikut jadi korban dan banyak turnament lainnya yang diundur. Bahkan beberapa klub atau Timnas harus mengistirahatkan pemainnya karena terkena Covid-19, lalu diisolasi.

Mengetahui hal tersebut, Jurgen Klopp selaku manajer dari Liverpool memberikan penegasan kepada publik. Ia tidak akan merekrut pemain ke timnya bila belum mendapatkan vaksin Covid-19. Selengkapnya, bisa simak penjelasan berikut.

Pernyataan Tegas Klopp Kepada Media

Dunia sepak bola sempat terhenti pada awal 2020 hingga pertengahan tahun lalu karena pendemi. beberapa klub juga mengalami krisis keuangan sehingga tidak bisa belanja pemain.

Karena sudah mengalami masa kelabu pada tahun lalu, dan kini dunia sepak bola sudah mulai bangkit lagi, sang manajer Liverpool dengan tegas menuntut para pemain untuk vaksin semua.

Demi kesehatan diri sendiri, orang lain dan bahkan dunia. Memang Jurgen Klopp dikenal sebagai pelatih sepak bola yang sangat bersuara lantang serta mendesak masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

Apalagi untuk para pemain, staff dan orang-orang yang bekerja di sekitarnya, ia terus-menerus menyerukan vaksinasi sesegera mungkin.

Tahu sendiri belakangan ini isu kenaikan wabah Covid-19 mulai menaik lagi di Inggris. Dan bahkan sederte pertandingan Premier League mundur karena masalah ini.

Sikap tegas yang dilontarkan oleh Klopp terjadi pada jelang laga melawan Tottenham pada Minggu malam nanti. Ia memberi penegasan sikap Liverpool terhadap para pemain yang belum melakukan vaksin Covid-19.

Jika ditanya, kenapa vaksinasi sangat penting pada pemain, Klopp menjawab itu semua. Ia mengatakan bahwa itu berpengaruh penting kepada pemain terutama bagi klub yang akan merekrutnya.

Dikutip dari Daily Mail, sang manajer Liverpool kembali mengatakan bahwa pemain yang belum vaksin, pasti sudah menjadi ancaman besar bagi kita semua. Tidak hanya dari lingkungan sepak bola saja.

Mungkin ada pemain yang tidak vaksin berpikir bahwa dirinya bukan ancaman, bukan karena ia tidak peduli dengan yang lainnya. Tapi lebih ke sifat oknum yang tidak mau melakukan vaksinasi sudah sangat apatis.

Penilaian Klopp Terhadap Pemain yang Belum Vaksin

Lebih lanjut lagi, Klopp memberikan penilaian terhadap pemain yang masih saja kekeh tidak mau divaksin, nanti akan sangat merepotkan. Mereka pasti merepotkan pemain lainnya, staff klub dan orang lain yang berada di sekitarnya.

Kenapa bisa dianggap sangat merepotkan bagi pemain sepak bola yang belum divaksin? Pertama, ketika ganti baju mereka harus berada di ruang ganti berbeda.

Saat menjelang makan bersama tim, pemain tersebut harus memisahkan diri dan makan di tempat berbeda. Dengan alat makan khusus terpisah dengan lainnya.

Dan jika ingin menuju ke lokasi pertandingan, tidak boleh berangkat dalam satu bus. Pemain belum vaksin harus berkendara sendirian menuju lokasi dituju. Jika mengikuti protokol kesehatan, memang sangat menyusahkan jika ada yang belum vaksin,

Belum lagi jika harus berlaga di luar negeri. Pihak bandara dan maskapai tidak akan menerbangkan seseorang bila belum melakukan vaksin. Karena sangat mengancam orang lain untuk tertular virus. Lalu, harus menjalani isolasi mandiri pula.

Dan Jurgen Klopp menegaskan bahwa seluruh skuad pemain Liverpool telah mengikuti protokol kesehatan dengan baik. termasuk melakukan vaksinasi covid-19 sebanyak 2 kali sesuai anjuran WHO.