Kalah Lebih Awal, Ginting Disingkirkan Wakil dari Hong Kong

Laga 16 besar dalam ajang Toyota Thailand Open 2021 menjadi kenangan buruk bagi Anthony Sinisuka Ginting. Pertandingan yang berlangsung hari Kamis kemarin membuat tunggal putra Indonesia, Ginting, dipastikan tidak lolos dalam babak delapan besar atau perempat final.

Pemain yang menjadi unggulan 5 tersebut harus tersingkir lebih awal karena tidak dapat mengimbangi permainan dari wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Keduanya bermain dengan durasi 61 menit. Pertandingan yang berlangsung di court 2 Impact Arena, Bangkok, Thailand tersebut berakhir rubber game dengan perolehan skor 19-21, 21-13, dan 12-21.

Ginting Mengakui Performa Lawan dari Hong Kong

Dalam gim pertama, Ginting sempat tertinggal di skor 4-5. Akan tetapi, dia mampu bangkit sehingga berbalik unggul dengan skor 11-8 ketika interval. Akan tetapi, hal ini tidak bertahan lama karena lawan berhasil menyamakan kedudukan 18-18. Hal ini membuat Ginting mulai tertekan dalam permainan selanjutnya.

Ginting bermain dengan tidak tenang sehingga ketika poin kritis, dia kehilangan penguasaan di pertandingan pertama yang diselenggarakan. Permainan di gim ini berakhir dengan skor 19-21 untuk kemenangan Lee Cheuk Yiu. Dalam gim kedua, Ginting berhasil memperbaiki permainannya sehingga gim ini berjalan cukup baik untuk dirinya.

Ginting berhasil memimpin permainan pada saat jeda dengan skor 11-5. Dia berhasil menang di gim kedua dengan skor keunggulan 21-13. Akan tetapi, Ginting tidak mampu mempertahankan performanya di gim ketiga. Permainannya kembali menurun di gim penentu ini.

Saat interval, dia sudah tertinggal 7-11. Pemain yang berada di peringkat enam dunia itu justru harus mengakui kekalahannya atas lawan di skor akhir 12-21. Setelah laga berakhir, Ginting menyampaikan bahwa lawan memang tampil lebih unggul dan pintar darinya.

Dia gagal mengendalikan permainan karena Lee Cheuk Yiu dapat bermain dengan sangat baik. Lawan lebih dapat mengontrol permainan, bahkan lebih banyak menghujani serangan di pertandingan akhir. Anthony mengakui jika lawan bermain dengan sangat baik dibanding dirinya.

Bahkan Anthony sangat tahu dan pintar memegang kendali ketika dia mencoba untuk bangkit untuk mengembalikan alur permainannya. Sekarang dirinya hanya bisa berharap pada permainan Shesar Hiren Rhustavito yang bermain pada babak kedua berhadapan dengan Hans-Kristian Solberg Vittinghus asal Denmark yang diselenggarakan.

Kekalahan Ginting Menambah Daftar Wakil Indonesia yang Terhenti

Dalam laga pembuka court-2 sebelum Anthony pagi kemarin, pasangan pebulu tangkis ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus menerima hasil minor. Mereka ditaklukkan pasangan asal Malaysia yang sebelumnya berhasil menyandang medali perak Olimpiade 2016,

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengalahkan wakil Indonesia melalui straight game 18-21 dan 15-21. Hasil ini berbanding terbalik dengan pasangan duet Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dari court-3. Mereka berhasil menang dengan permainan dua set 21-17 dan 21-8.

Hafizd/Gloria berhasil menaklukkan Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu, wakil asal Kanada. Indonesia hanya menyisakan enam wakil yang belum melakukan pertandingan babak 16 besar turnamen BWF World Tour Super 1000 ini. Dan satu di antaranya adalah pasangan tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito.

Selain itu, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berhadapan dengan pasangan asap Kanada, Catherine Choi/Josephine Wu, di court-1. Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi lawan dari sesama Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Kekalahan dari Ginting menambah daftar pemain wakil Indonesia yang harus tersingkir lebih awal. Satu wakil sudah terhenti di babak pertama, yaitu Jonatan Christie yang dikalahkan Prannoy H. S serta harus menerima skor 21-18, 16-21, dan 21-23.