Kalahkan Raja Liga Champions: Mancity Auto Juara dan Siap Permalukan UEFA?
Kalahkan Raja Liga Champions: Mancity Auto Juara dan Siap Permalukan UEFA?
nonleaguezone.com – 8 pertandingan pada Leg pertama babak 16 besar Liga Champions, telah selesai dilangsungkan. Cukup banyak terjadi kejutan di laga-laga yang mempertandingkan 16 tim terbaik di kompetisi tertinggi sepakbola Eropa tersebut. Kekalahan Liverpool dan real Madrid dari Manchester City serta tertahannya Barcelona  menjadi hal yang cukup mengejutkan di Liga Champions satu minggu terakhir ini.
Sang juara Liga Champions musim lalu, Liverpool secara mengejutkan dikalahkan oleh Atletico Madrid di Wanda Metropolitano Stadium. Tidak hanya kalah, pasukan Jurgen Klopp ini juga gagal membuat satupun tendangan on-target sepanjang pertandingan. Duo bek kreatif The Red, Alexander-Arnold dan Robertson yang biasa menjadi andalan untuk memberikan assists kepada dua penyerang sayap Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane, kini sayap-sayap itu mampu dipatahkan pasukan Diego Simeone.
Sebagai Juara Liga Champions musim lalu, dan sebagai tim yang tak terkalahkan di Liga Primer Inggris, kegagalan Liverpool meraih kemenangan atas, Atletico Madrid, tentunya membuat Liga Primer Inggris malu dan seperti tercabik-cabik.
Sama halnya dengan Liverpool, dipertandingan Barcelona versus tuan rumah Napoli, Lionel Messi dan kawan-kawan juga gagal meraih kemenangan, walaupun mampir dominasi pertandingan. Dengan penguasa bola hingga 68%, Barcelona hanya mampu bermain imbang dengan Napoli, seperti dilansir bbc,com.
Dan yang lebih mencengangkan Sang Mega Bintang El Blaugrana, Lionel Messi, gagal menciptakan satupun tendangan tepat sasaran. Dengan pengawalan yang sangat ketat dari 4-5 pemain Napoli sekaligus, Sang GOAT sejati, Lionel Messi, seperti dijadikan kambing guling oleh Gennaro Gattuso.
Lain hal nya dengan Man City, Bermain di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu, secara gemilang Manchester City berhasil mengalahkan tim tuan rumah dengan skor 1-2. Dua gol kemenangan pasukan Josep Guardiola ini, diciptakan Gabriel Jesus pada menit 78 dan penalti Kevin de Bruyne menit 83. Sedangkan satu-satunya gol tim tuan rumah diciptakan Isco pada menit 60, seperti dilansir livescore,com.
Walaupun bermain di kandang lawan dengan tekanan puluhan ribu suporter Real Madrid, tetapi Kevin de Bruyne dan kawan-kawan mampu lebih menguasai permainan dengan penguasaan bola hingga 54%. The Citizen bahkan mampu membuat 14 kali percobaan tendangan ke gawang lawan, dimana 8 diantaranya on-target. Hal ini berbanding terbalik dengan pencapaian El Real, yang hanya mampu menciptakan 3 tendangan on-target.
Dengan kemenangan di leg pertama ini, The Citizen hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua nanti, di Etihad Stadium. Bahkan kalau kalah 0-1 pun di leg kedua nanti, Manchester City tetap memastikan lolos ke Babak perempatfinal.
Dan Manchester City berhasil menyelamatkan muka sepakbola Inggris yang kemarin sempat dipermalukan Liverpool, Tottenham Hotspur dan Chelsea. Pada pertandingan-pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions sebelumnya, Liverpool dikalahkan Atletico Madrid 1-0, Tottenham Hotspur ditaklukkan Leipzig 0-1 dan Chelsea dihancurkan Bayern Munchen 0-3, seperti dilansir bbc,com.
Kemenangan atas real Madrid yang sejatinya adalah Rajanya Liga Champions dengan 13 tropi juaranya, terasa sangat berarti bagi pasukan Josep Guardiola. Seperti kita ketahui, pertengahan Februari yang lalu, The Citizen baru saja mendapatkan hukuman larangan bermain di Liga Champions untuk dua musim kedepan oleh UEFA.
Tidak itu saja, akibat divonis yejah melanggar Financial Fair Play, klub milik Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan ini, juga mendapat sanksi denda sebesar 25 juta poundsterling atau setara 475 milyar rupiah, seperti dilansir thesun.
Dengan hasil luar biasa yang diraih Kevin de Bruyne dan kawan-kawan dini hari tadi, apakah Manchester City auto juara Liga Champions di musim ini? Dengan mengalahkan Real Madrid sebagai Raja Liga Champions di kandangnya, Santiago Bernabeu, diyakini tidak akan ada seorangpun penggemar sepakbola di seluruh dunia yang meragukan potensi The Citizen untuk menjadi penguasa Eropa di musim ini.
Kalau Manchester City mampu menjadi Juara Liga Champions di musim ini, Pasukan Josep Guardiola ini berpotensi mempermalukan UEFA. Apa jadinya, kalau tim juara Liga Champions, akhirnya harus dilarang bermain di dua musim Liga Champions berikutnya.