Kemenangan Arturo Vidal pada Fase Pertama Lini Tengah Barcelona

Pertandingan liga sepak bola kini kembali digelar setelah sekitar tiga bulan lamanya harus terhenti karena pandemi Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh penjuru dunia. Keputusan diselenggarakannya lagi pertandingan sepak bola tentu membawa angin segar tersendiri.

Terutama bagi para pemain, pelatih, dan juga para penggemar yang sudah tidak sabar melihat klub favorit mereka beraksi. Bagi Anda penggemar Barcelona, tentu sudah tidak asing dengan nama Arturo Vidal.

Kali ini, Vidal mampu memenangkan fase pertama pertempuran di lini tengah Barcelona berkat gol yang dicetaknya pekan kemarin di kandang Real Mallorca dengan skor akhir 4-0 untuk Blaugrana. Penampilannya yang energik dan mampu mencetak gol dengan epik menjadi salah satu alasan Vidal mampu memenangkan lini tengah.

Setiap kali skuadnya akan bertanding, pelatih Quique Setien akan menghadapi dilema. Hal ini dimungkinkan karena sudah ada dua gelandang tetap dalam starting XI Barca, yaitu Sergio Busquets dan Frenkie de Jong.

Maka dari itu, tersisa pemain tengah yang harus memperebutkan tempat ketiga pada area tersebut, padahal masih banyak pemain yang berpotensi. Saat laga perdananya setelah kompetisi dihentikan 3 bulan, Setien memiliki Vidal dalam pertandingan tandang mereka melawan Mallorca.

Banyak insiden yang terjadi pada pertandingan tersebut hingga akhirnya Vidal mampu mencetak gol pembuka kemenangan Barca pada detik ke-65. Gol ini merupakan gol ketujuh Vidal untuk tim yang dibelanya di musim ini.

Performa Vidal yang Prima

Pada pertandingan melawan Mallorca, pemain Chile ini pun menunjukkan performa terbaiknya sebagai gelandang pada formasi yang sudah ditentukan oleh Setien. Hal ini pun disetujui oleh Marca di mana ia melihat banyaknya andil Vidal dalam kemenangan Barcelona malam itu.

Bahkan, performanya tampak lebih prima dibandingkan Arthur Melo dan Ivan Rakitic dalam laga di Mallorca. Meski begitu, permainan Arthur Melo di Camp Nou pun tak kalah menyita perhatian. Bahkan, performanya yang selalu tampil apik membuat Juventus masih tertarik padanya untuk dijadikan salah satu pemain andalan dalam klubnya.

Sampai sekarang pun, Juventus masih berusaha untuk menggait mantan pemain Gremio ini untuk membela klubnya dalam waktu dekat. Meskipun pemain asal Brasil ini tidak mau beranjak, namanya terlalu sering berada dalam daftar pemain cadangan dibandingkan Arturo Vidal.

Situasi ini bisa saja menjadi pemicu goyahnya pendirian Arthur untuk tetap membela Barca terus menerus. Arthur bisa saja menerima tawaran Juventus, apalagi jika Barca terus mendorongnya untuk menyetujui kesepakatan Miralem Pjanic.

Pada posisi yang sama, terdapat nama pemain Ivan Rakitic yang berencana menyelesaikan kontraknya di Camp Nou. Pemain asal Kroasia ini juga berada dalam situasi yang sama dimana sebenarnya ia masih ingin membela klubnya hingga kontrak berakhir. Hanya saja, Blaugrana justru mendorong keluar Rakitic pada musim panas ini.

Kemenangan Arturo Vidal pada Fase Pertama Lini Tengah Barcelona

Klub Peminat Vidal yang Melemah

Musim panas ini, Camp Nou juga bisa kehilangan pemain berbakat, Vidal, karena namanya juga ada di bursa. Meskipun begitu, performa gelandang 33 tahun ini tetap saja memuaskan dan membuktikan jika dirinya merupakan pemain penting untuk kemenangan klub.

Inter Milan menjadi salah satu klub peminat yang menginginkan Vidal, namun keinginan ini sepertinya sudah mulai dikesampingkan. Semula, Antonia Conte sebagai pelatih Nerazzurri bersikeras untuk mendatangkan Vidal pada musim ini. Hanya saja, ada tantangan besar dari manajemen klub yang membuatnya tidak bisa mewujudkan keinginan tersebut.

Selain itu, Guiseppe Marotta sebagai direktur olahraga klub pun sudah mengesampingkan keinginannya membawa Arturo Vidal ke dalam klubnya. Hal ini tidak lain karena faktor usia sang pemain yang sudah tidak muda lagi.

Dalam dunia sepak bola, usia 33 tahun sudah dianggap tidak muda lagi sehingga nantinya akan berpengaruh terhadap performa dan stamina yang ditampilkannya. Sebenarnya, Vidal juga sudah membuktikan dirinya dengan gol yang berhasil dicetaknya dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Meski begitu, sudah banyak klub peminat Vidal yang justru semakin melemah dan tidak menginginkan Vidal lagi. Hal ini tidak lantas membuat Barca mengesampingkan kehadiran Vidal dalam tim.

Terbukti dengan performa apik yang ditampilkannya saat melawan Mallorca hingga mampu mencetak gol. Dari sini, kita bisa melihat bahwa meskipun usia Vidal yang tak lagi muda sebenarnya tidak begitu mengganggu performanya karena ia masih bisa membela timnya secara maksimal.