Kualifikasi Piala Dunia 2022 Jadi Bekal Vietnam di Piala AFF 2020

Vietnam menjadikan adanya pengalaman paling berharga ketika mendapati bermain bersama tim-tim hebat di babak ketiga pada kualifikasi piala dunia 2022. Pengalaman tersebut akan dijadikan sebagai salah satu pengalaman paling berharga yang didapatkan Vietnam saat Timnas Vietnam bertanding di piala AFF 2020.

Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih Park Hang-seo, karena menurutnya sendiri, para pemain Vietnam sudah mengalami adanya perkembangan bermain dari sebelumnya. Bahkan dari penuturan Park Hang-seo tersebut mengatakan jika di ajang Piala Dunia 2022 anak didiknya terlihat jarang menguasai bola, namun tetap tidak pantang menyerah.

Pertandingan pada ajang Piala Dunia sendiri, mereka mendapatkan lawan yang jauh lebih kuat. Namun hal tersebut tetap dianggap sebagai sebuah hal positif, karena dapat melatih mereka secara tidak langsung. Meskipun memberikan penguasaan bola yang sedikit, tetapi semangat dari mereka tidak pernah padam.

Hal tersebut menjadikan mereka terlihat lebih baik daripada sebelumnya, peningkatan tentu menjadi salah satu bagian nyata yang mereka rasakan. Begitu halnya yang disampaikan oleh pelatih Park pada salah satu konferensi pers virtual, beberapa diantara memberikan semangat luar biasa.

Belum Memperoleh Hasil yang Memuaskan

Pertandingan yang berhasil dilakukan oleh negara biru di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022, belum bisa memberikan hasil terbaik. Karena pada pertandingan tersebut sendiri, lawan mereka adalah mulai dari Arab Saudi, kemudian ada Australia, Oman, dan juga Jepang.

Meskipun mereka sama sekali belum bisa memperoleh hasil memuaskan, dengan mendapatkan kemenangan namun semangat tidak pernah padam. Hal ini dijadikan sebagai pengalaman karena sudah merasakan bertanding bersama lawan-lawan terbaik, sehingga nantinya jika mendapatkan lawan yang setara atau di bawahnya maka akan lebih mudah.

Pengalaman tersebut akan memberikan mereka kekuatan baru, untuk maju pada pertandingan berikutnya. Namun terlepas dari posisi mereka yang menjadi juara bertahan pada Piala AFF 2020, justru menjadikan mereka merasakan tekanan tersendiri, agar bisa tetap mempertahankan posisi tersebut.

Diduga, minimnya waktu untuk beristirahat menjadikan adanya pengaruh tersendiri bagi sebuah tim. Karena Vietnam sudah bersikeras pada tiap pertandingan, agar mendapatkan hasil terbaik, karena baru saja memainkan 6 buah pertandingan pada jumlah 3 babak yang mereka lewati.

Persiapan tim agar menjadi lebih baik lagi senantiasa mereka persiapkan, karena adanya tekanan beberapa perolehan juara di berbagai turnament yang sudah mereka raih. Mereka tidak mungkin untuk mengatakan hasilnya lebih dulu, namun persiapan yang lebih matang pastinya.

Pengisian Lini Bagian Depan

Pelatih Park tetap percaya kepada kemampuan dari para pemain dari Vietnam, meskipun gagal mencetak gol pada dua laga terakhir tadi. Perolehan gol dari Vietnam sendiri, sudah ada sebanyak 6 gol, namun pada dua laga terakhir justru mereka tidak mampu memberikan hasil terbaik.

Tim ini percaya bahwa sudah memberikan kemampuan terbaik dari masing-masing pemain, yang terpenting bukan mengenai kemampuan dalam mencetak gol. Namun skill dari para pemain yang sudah maksimal dan tampil bagus menjadi salah satu semangat yang senantiasa mereka terapkan.

Jika dilihat secara mental, sejumlah 6 buah kekalahan yang tim dapatkan memang menjadikan kepercayaan diri akan menurun. Namun pelatih senantiasa memberikan mereka motivasi agar tetap percaya diri akan beberapa sikap positif, yang tim rasakan tersebut.

Pelatih senantiasa memberikan tim tersebut motivasi agar tetap percaya diri, namun kembali lagi kepada para pemain mengenai bagaimana cara tim ini mewujudkanya. Tentu hal ini yang menjadi PR besar agar tidak lama terpuruk, dan bangkit kembali dalam versi terbaik di pertandingan selanjutnya.