Liverpool Menang 3-1 Atas Brighton, Sayang Sekali Henderson Cidera
Liverpool Menang 3-1 Atas Brighton, Sayang Sekali Henderson Cidera

Pertandingan Liverpool Vs Brignton and Hove Albion menghasilkan poin 3-1. Kemenangan ditorehkan oleh The Reds secara gemilang namun terjadi insiden mengejutkan bahkan membuat seluruh tim cemas. Salah satu gelandang terbaiknya, Jordan Henderson cidera di bagian lutut hingga meringis kesakitan saat masih di lapangan.

Sang pelatih kehilangan momen di mana anak didiknya itu mulai terjatuh sehingga ia tidak mengetahui seberapa parah kondisinya. Jurgen Klopp mengaku cemas walaupun Liverpool mencetak kesuksesan bahkan nyaris melalui skor Manchester City sebagai lawan beratnya. Mereka mengantongi 92 poin dan masih membutuhkan tiga kemenangan untuk mengunggulinya.

Oleh karenanya Klopp kelimpungan setelah mengetahui Henderson cidera fatal sepanjang pertandingan melawan Brighton pada Kamis, 9 Juli 2020 dini hari WIB. Liverpool harus berhadapan dengan klub seperti Arsenal, Newcastle United, Burnley dan Chelsea. Setidaknya mereka menang tiga pertandingan Liga Inggris supaya melampaui skor Manchester City.

Sementara itu, Henderson terlihat langsung menggunakan kruk di bagian kaki karena kesulitan berjalan. Namun begitu Klopp memastikan timnya sanggup bermain apik walaupun sang gelandang terbaik mengalami cidera. Pertandingan dengan Brighton mencetak prestasi membanggakan di mana skor unggul 3 goal dan salah satunya diraih Henderson.

Kemenangan Liverpool atas Brighton

Brighton dibabat habis oleh Liverpool karena skornya 1-3. Di sini banyak peman berpenampilan bagus seperti Mohamed Salah yang memberikan satu assist sepanjang permainan tepatnya di minggu ke-34 Liga Inggris. Permainan sengit itupun berlangsung di Stadion Amex, Inggris yang dipimpin oleh Liverpool terlebih dahulu.

Brighton tak ingin terus bertahan diurutan ke-15 apalagi belum merasa aman dari risiko degradasi. Mereka berusaha menguasai laga dmana salah satu pemainnya, Graham Potter mengambil langkah cerdas berdasarkan taktik Manchester Cit yang berhasil mengalahkan Liverpool seminggu lalu. Potter menggunakan serangan di lini belakang.

Liverpool tentu tak hilang akal mengetahui strategi tersebut dengan menerapkan tekanan tanpa bola. Dari situlah Brighton kewalahan dan mengaku mengalami ‘senjata makan tuan’. Naby Keita merebut bola dari pemain Brighton kemudian dikonversi menjadi goal. Kedua goal di babak pertama diciptakan Salah dan henderson.

Goal pertama muncul di menit ke-6 dmana Mathew Ryan memberikan umpan kepada Davy Proepper namun dicuri oleh Keita. Naasnya bagi Brighton, bola tersebut digiring apik oleh Salah sampai mencetak satu goal. Skor dicetak secara beruntun karena selang dua menit kemudian, Keita kembali mengambil peluang Brighton.

Bola tersebut diumpankan kepada Roberto Frimino hingga sampai dikaki Mohamed Salah. Ternyata Salah tidak menebaknya sendiri melainkan ia mengopernya kepada Henderson. Gelandang hebat itupun melakukan tendangan melengkung sehingga Ryan tidak sanggup menghalaunya.  Di situlah momen Liverpool mendapatkan poin kedua.

Liverpool Menang 3-1 Atas Brighton, Sayang Sekali Henderson Cidera
Liverpool Menang 3-1 Atas Brighton, Sayang Sekali Henderson Cidera

Henderson Mengalami Cidera Parah

Henderson bermain memukau sepanjang laga Liverpool Vs Brighton. Bahkan dirinya membantu tim dengan memberikan satu goal setelah mendapatkan operan Mohamed Salah. Kapten tim itupun sempat melepaskan tembahan yang mengenai pertahanan lawan walaupun tidak mendapatkan goal. Tak terduga kakinya mengalami cidera hingga terguling di lapangan.

Kejadian tersebut cukup mengagetkan karena Klopp, pelatih Liverpool tidak mengetahui penyebab pastinya. Henderson ditarik dari permainan di menit ke-80 karena terlihat kesakitan sambil memegang kakinya. Ia mengalami benturan keras pada lutut yang membuat Klopp khawatir mengenai kondisi anak didik kesayangannya itu karena menjadi andalan tim.

Bagaimana seaindainya jika Henderson butuh pemulihan lebih lama, apalagi tim sangat membutuhkan kontribusinya. Kapten hebat tersebut terpaksa digantikan terlebih dahulu kalau kondisinya belum memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan kedepan. Kompetisi musim ini segera selesai karena Liverpool harus melawan empat pertandingan lagi.

Tanpa kehadiran gelandang profesional seperti Henderson, banyak pihak mempertanyakan kesuksesan Liverpool. Mantan pemain Timnas Inggris itupun punya peran penting dalam menyeimbangkan lini tengah. Meskipun dirinya jarang mencetak goal, tetapi gelandang berusia 30 tahun tersebut sulit digantikan. Sang pelatih berjanji akan menganalisa kondisi lututnya terlebih dahulu.

Liverpool harus menyusun cadangan strategi baru setelah Henderson mengalami cidera. Klopp sendiri bilang jika hal tersebut tidak menjadi masalah bagi tim. Hidup harus terus berlanjut katanya, terlebih lagi Liverpool sudah menjuarai Premier League. Beruntungnya mereka menghadapi tim dengan peringkat belasan dan zona degradasi.

Salah satu gelandang handal Liverpool cidera dan terlihat fatal. Henderson mungkin bakal mondok untuk beberapa waktu sampai bisa bermain kembali. Klopp selaku pelatih khawatir bukan main karena ia merupakan pemain andalan. Namun Liverpool tidak boleh lengah karena sebentar lagi menyelesaikan pertandingan musim 2019/2020.