Man City Akan Bayar Suporter untuk Hadir Saat Semifinal FA Cup

Kritikan lagi untuk penyelenggara FA Cup, kali ini dari dua semi finalis ajang ini, yaitu Man City dan Liverpool. Kedua tim ini kompak memprotes kebijakan FA yang tetap memilih Wembley Stadium. Man City sampai mau mengeluarkan biaya untuk fans.

Tidak ada kereta api yang akan mengarah ke sisi Barat Laut kota London pada tanggal 16 dan 17 April. Akhir pekan itu adalah saat dimana semi final FA Cup antara Man City dengan Liverpool digelar. Dan venue yang dipilih pertandingan itu adalah Wembley.

Wembley memang selalu menjadi stadion kebanggaan masyarakat Inggris. Tetapi dengan jadwal yang sudah padat dan letaknya sangat jauh dari Liverpool maupun Manchester membuat fans kedua tim juga mengkritik pilihan stadion tersebut.

Padahal ini akan menjadi pertandingan yang sangat seru dan kedua pelatih juga memiliki ambisi untuk menentukan kalau mereka layak mendapatkan status pelatih terbaik di era saat ini. Tetapi kebijakan penyelenggara yang tidak masuk akal ini merusak semua.

35 Ribu Pounds untuk Biaya Transportasi Fans ke Wembley

Oleh karena tidak ada transportasi umum yang akan mengarah ke stadion Wembley saat laga Man City melawan Liverpool, terpaksa Man City akan mengeluarkan dana 35 ribu Pounds untuk para fans yang ingin hadir, apalagi MC merupakan klub kaya raya.

Bukan berarti Man City akan membawa fans sendiri, tetapi bagi yang sudah membeli tiket dan berasal dari sekitaran kota Manchester akan disediakan transportasi tambahan untuk membawa fans hingga Wembley, totalnya 50 transportasi tambahan.

Dari 50 moda transportasi ini, Manchester City akan mensubsidi sebesar 35 ribu Pounds atau sekitar 700 juta untuk sekitar 2400 suporter yang ingin hadir mendukung the Sky Blues. Keputusan dari tim Man City ini menunjukkan berharganya fans klub.

Pep Guardiola juga mengaku kalau fans memiliki peran yang krusial selama ini, Keberhasilan Man City menjadi juara liga Inggris dan sampai ke final UCL musim lalu juga karena fans. Sehingga dengan fans hadir ke stadion, bisa membuat tim semakin bagus.

Sedangkan Liverpool masih belum menentukan langkahnya untuk fans dan masih terus mengkritik kebijakan FA yang mereka anggap tidak masuk akal itu. Tetapi tampaknya Liverpool tidak akan fasilitasi fans yang jumlahnya sangat banyak itu.

Liverpool dan Man City Sama-Sama Mengkritik Penyelenggara FA Cup yang Memilih Wembley Stadium

Sementara Man City sudah menyediakan 50 moda transportasi untuk 2400 pendukungnya, mereka terus melakukan negosiasi agar tidak jadi di Wembley. Legenda Liverpool menganggap keputusan dari FA ini tidak didasari oleh keinginan fans, tetapi ke finansial.

John Aldridge melihat kalau jika ingin tempat yang netral, tidak perlu sampai jauh ke Wembley. Itu memang tempat netral dengan basis pendukung sana yang tidak condong ke Liverpool maupun Man City saja, tetapi ada juga kandang Manchester United.

Old Trafford dianggap adalah pilihan yang paling masuk akal di kondisi saat ini. Liverpool sendiri juga tidak keberatan jika pertandingan tetap di gelar di Manchester, tetapi di kandang Manchester United, rival sekota dari Man City.

Karena rivalitas MU dengan Man City dan MU dengan Liverpool, maka Old Trafford jauh lebih netral ketimbang kandang Wembley Stadium. Tetapi sementara perdebatan mengincar untung saja ini menyeruak, ada yang mengatakan ini karena organisasi nirlaba yang investasi.

Man City akan bertemu dengan Liverpool dalam laga lanjutan FA Cup yang sudah sampai fase semi final. Kedua tim memiliki basis fans tersendiri sehingga FA sepakat untuk venue pertandingan di tempat netral. Tetapi ini membuat Man City harus mengeluarkan uang untuk fansnya.