Mantan Pemain Liverpool, Javier Mascherano Putuskan untuk Gantung Sepatu
Mantan Pemain Liverpool, Javier Mascherano Putuskan untuk Gantung Sepatu

Javier Mascherano memutuskan akan gantung sepatu karena dirinya sadar bahwa kemampuannya tidak segemilang dulu. Performa mantan pemain Liverpool dan Barcelona ini terus mengalami penurunan ketika menghadapi persaingan ketat dalam setiap laga. Keputusan yang dibuatnya ini diumumkan Mascherano sendiri.

Pada hari Minggu, 15 November 2020 di Klub Estudiantes, Agentina, Mascherano mengadakan konferensi Pers untuk mengumumkan keputusan pensiun. Pemain Argentina itu bergabung dengan Klub Estudiantes sejak Januari lalu dan hal ini menandakan kembalinya Mascherano ke Liga sepak bola.

Sebelumnya, Mascherano bermain untuk Hebei China Fortune di Liga China. Akan tetapi, dia memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bolanya setelah menghabiskan 17 tahun berlaga di lapangan hijau. Tepat ketika berusia 36 tahun, dirinya memutuskan akan keluar dari dunia sepak bola.

Awal Mula Javier Mascherano Merintis Karier

Pemain yang memiliki nama lengkap Javier Alejandro Mascherano lahir di San Lorenzo pada 8 Juni 1984. Pemain asal Argentina ini biasa bermain sebagai gelandang bertahan. Gelandang asal Argentina itu memulai karier di Liverpool dengan status sebagai pemain pinjaman yang didapat dari Media Sports Investments.

Februari 2008, pemain dengan julukan El jefe itu dikontrak permanen. Bersama Argentina, Mascherano turun ke lapangan sebanyak 20 kali. Selama berkarier, El jefe memiliki prestasi dan dibanjiri banyak gelar juara. River Plate menjadi karier paling pertama yang dijajaki gelandang itu pada tahun 2003.

Dari sana, dirinya pindah ke Corinthians. Sebelum bergabung dengan Liverpool, El jefe bermain untuk West Ham United dan ini menjadi klub pertamanya di Eropa. Baru setelah itu, dirinya bergabung dengan Liverpool dan memiliki karier menjulang seperti yang diketahui banyak orang sekarang.

Lima musim telah dihabiskan Mascherano di Merseyside dan turun dalam 150 laga di seluruh kompetisi. Baru setelah bergabung bersama Barcelona pada tahun 2010 lalu, Jefecito berhasil berada di puncak kariernya. Dari semua laga yang pernah dilalui, gelandang Argentina itu berhasil membawa pulang 19 trofi juara sejak delapan musim lalu.

Di usia senja, Mascherano memutuskan untuk menerima tawaran Hebei China Fortune untuk berlaga di Liga China dua tahun lamanya. Setelah genap dua tahun masa kontrak, dia kembali ke Argentina untuk mengakhiri karier di kampung halaman, tepatnya bersama Estudiantes.

Dulang Prestasi Selama Bersama dengan Barcelona

Penampilan-penampilan yang ditunjukkan Mascherano dari awal dan ketika masih bersama Liverpool ternyata menarik perhatian pihak Barcelona. Hal ini membuat Barca membawa gelandang tersebut ke klubnya pada musim panas 2010 lalu. Bersama Barcelona, prestasi sang gelandang tidak surut, bahkan meningkat.

Javier Mascherano bermain untuk Barcelona selama tujuh setengah musim dengan beragam gelar. Jefecito berhasil membawa lima trofi LaLiga, lima Copa del Rey, dan juga dua Liga Champions. Total, dirinya bermain sebanyak 334 laga dengan koleksi satu gol. Bahkan di level internasional, dia berhasil mengumpulkan 147 caps dengan Timnas Argentina.

Hanya saja, dia gagal untuk merebut gelar di level senior yang sangat bergengsi. Meski begitu, Javier memboyong dua medali emas untuk Argentina dalam gelaran Olimpiade cabang sepak bola. Raihan prestasi ini menunjukkan jika prestasi yang diraihnya tidak main-main sehingga gelandang itu berhak mendapat apresiasi tinggi.

Mantan Pemain Liverpool, Javier Mascherano Putuskan untuk Gantung Sepatu
Mantan Pemain Liverpool, Javier Mascherano Putuskan untuk Gantung Sepatu

Umumkan Akan Gantung Tikar di Usia ke-36

Mascherano mengumumkan akan pensiun usai menjalani laga Estudiantes vs Argentinos Juniors, tepatnya pada ajang Copa Liga Profesional Argentina yang berlangsung Senin dini hari (16/11). Jefecito bermain selama 90 menit, namun sayangnya skuad mereka harus menerima kekalahan dengan skor 0-1.

Laga ini jadi pertandingan terakhir bagi Jefecito. Dirinya mengumumkan bahwa tepat pada hari itu, Jefecito pensiun dari ajang sepak bola profesional. Bahkan pada kesempatan itu, dia mengucapkan terima kasih karena kesempatan menyelesaikan karier di Argentina.

Mascherano mengatakan bahwa beberapa bulan terakhir ini dirinya sudah memikirkan secara matang bahwa keputusan terbaik adalah mengakhiri karier hari itu. Meski sudah memberikan 100% tenaganya dan memberi segala yang terbaik, dirinya tetap merasa kesulitan. Namun keputusan ini bukan bermaksud untuk tidak menghormati Estudiantes, kolega, atau bahkan profesinya ini.

Selain merasa bahwa performanya kini sudah menurun, alasan lain adalah karena kondisi pandemi yang membuat situasi dunia sepak bola memudar dan kurang bersemangat. Kariernya sejak bersama River Plate hingga klub terakhirnya, Estudiantes, membuat pemain gelandang tersebut memutuskan inilah waktu yang tepat untuk pensiun.