Gelar UCL dan Copa Libertadores
Gelar UCL dan Copa Libertadores
Jika berbicara mengenai kiblat sepak bola tentunya para penggemar akan langsung menunjuk dua benua yakni Eropa dan Amerika Selatan yang selalu melahirkan ratusan talenta-talenta berbakat dalam lapangan hijau.
Meski benua Eropa merupakan tujuan utama seorang pesepak bola, namun bibit-bibit baru selalu lahir dari benua Amerika selatan yang kemudian hijrah dan mencari peruntungan ke benua biru.

 

Di Eropa sendiri anda tentu setuju jika Liga Champions Eropa atau UCL merupakan kompetisi tertinggi level klub dan paling bergengsi di Eropa.
Sedangkan dari Amerika Selatan, Copa Libertadores merupakan ajang pembuktian klub-klub jawara dari berbagai negara disana seperti Argentina, Brasil maupun Mexico.
Pemenang dari dua kompetisi paling besar di level klub tersebut pun biasanya akan bertemu di babak final Piala Dunia antar klub yang digelar setiap tahunnya.
Berikut ini admin akan mengulas 10 pemain yang mampu mengawinkan gelar juara UCL dan juga Copa Libertadores, siapa saja mereka? simak ulasannya berikut ini!

 

– Juan Pablo Sorin
22 Mei 1996, Bersama Juventus ia berhasil meraih satu kali gelar UCL usai mengalahkan Ajax lewat adu penalti.
Usai meraih gelar tersebut, Sorin bergabung ke River Plate pada bursa transfer musim panas dan langsung memberikan gelar juara Copa Libertadores pasca membawa timnya menang dengan aggregat 2-1 atas America de Cali (19/6/1996).

 

– Ronaldo de Assis Moreira
Pemain murah senyum ini berhasil meraih gelar UCL musim 2005/06. Setelah malang melintang di klub top Eropa, ia kemudian kembali ke negaranya Brasil untuk memperkuat klub Atletico Mineiro. Bersama Mineiro ia meraih gelar juara Copa Libertadores musim 2012/13.

 

– Márcio Rafael Ferreira de Souza
Mantan pemain Bayern Munich ini merupakan salah satu pilar penting keberhasilan Die Rotten saat meraih treble winner di musim 2012/13.
Ia kemudian hijrah ke Flamengo saat bursa transfer musim panas 2019 dan turut mengantarkan klub tersebut menjadi juara Copa Libertadores musim 2018/19.

 

– Marcos Evangelista de Morais
Memiliki nama panggilan Cafu, mantan pilar AC Milan ini berhasil meraih satu kali galr UCL saat mengalahkan Liverpool 2-1 di tahun 2007 lalu.
Sebelum berkarir di Eropa, ia sukses membawa Sao Paulo meraih dua kali gelar juara Copa Libertadores di tahun 1992 & 1993.

 

– Danilo
Sebelum memperkuat Real Madrid dan meraih dua kali gelar UCL di tahun 2016 & 2017, Danilo merupakan pemain Santos dan pernah merasakan manisnya menjuarai Copa Libertadores di tahun 2011 lalu.

 

– Nélson de Jesus Silva
Penjaga gawang andalan AC Milan pada media tahun 2000-an ini juga sukses mengawinkan gelar UCL dengan Copa Libertadores. Dida meraih dua kali gelar UCL di tahun 2003 dan 2007.
Sedangkan gelar juara Copa Libertadores ia raih di tahun 1997 bersama Cruzeiro.

 

– Neymar
Sebelum berkolaborasi dengan Messi dan Suarez di lini depan Barcelona dan memenangkan treble di tahun 2015, Neymar lebih dulu membawa gelar bergengsi bagi klub yang membesarkan namanya yakni Santos dengan memenangi Copa Libertadores di tahun 2011.

 

– Walter Samuel
Saat masih memperkuat Boca Juniors, Samuel berhasil memenangkan satu kali gelar juara Copa Libertadores di tahun 2000.
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini merupakan salah satu pilar penting saat Inter Milan meraih treble di tahun 2010 lewat racikan Jose Mourinho.

 

– Roque Junior
Saat masih bermain bagi Palmeiras bek tengah tangguh ini meraih gelar juara Copa Libertadores di tahun 1999. Ia kemudian memperkuat mantan raksasa Serie A, AC Milan dan sukses mendatangkan satu gelar UCL di tahun 2003 bagi il diavolo rosso.

 

– Carlos Tevez
Tevez meraih gelar juara Copa Libertadores saat masih memperkuat klub Boca Junior. Ia kemudian menjadi andalan lini depan setan merah saat meraih gelar UCL di tahun 2008.
Itulah tadi 10 pemain yang mampu meraih gelar juara UCL plus mengawinkan gelar tersebut dengan meraih juara Copa Libertadores. Menurut kalian apakah Messi dan CR7 juga akan bisa melakukannya?