Neymar Terancam Masuk Bui Akibat Kasus Pemalsuan Transfer
Neymar Terancam Masuk Bui Akibat Kasus Pemalsuan Transfer

Bintang Paris Saint-Germain, Neymar terancam masuk bui selama 2 tahun atas tuduhan pemalsuan transfer dirinya dari Santos ke Barcelona di tahun 2013.

Selain Ney, dua mantan presiden FC Barcelona, Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu serta kedua orang tuanya juga turut didakwa oleh kantor kejaksaan Catalunya.

Dilansir dari Marca, winger asal Brasil itu akan segera menjalani persidangan pada 17 Oktober – 1 bulan sebelum Piala Dunia Qatar 2022 dimulai.

Penyebab Neymar Dituduh Menipu

Neymar saat pindah ke Barcelona
Neymar saat pindah ke Barcelona

Sebelumnya Barcelona memboyong Neymar dari Santos pada Juli 2013 dengan nilai sebesar 17,1 juta euro. Namun sebuah perusahaan asal Brasil, DIS menilai jumlah tersebut lebih kecil dari nilai transfer sebenarnya.

DIS yang memiliki 40 persen hak kepemilikan Neymar kala ia bermain di Santos, seharusnya menerima uang lebih banyak dari kesepakatan transfer tersebut.

Dis menuntuk pemain berusia 30 tahun tersebut sebesar 150 juta euro atau senilai 2.28 triliun rupiah di pengadilan.

Kantor kejaksaan Catalunya juga mengajukan tuntutan penjara selama 2 tahun untuk sang pemain plus denda sebesar 10 juta euro serta 5 tahun penjara untuk kedua mantan presiden Barca.

Blaugrana sendiri juga akan dijatuhi denda sebesar 127 miliar rupiah.

Masalah Transfer yang terus berlanjut

Neymar di Piala Dunia
Neymar di Piala Dunia

Masalah hukum transfer Neymar ini sudah berlangsung sejak 2015 saat DIS mengajukan keluhan awal yang kemudian berkembang ke penyelidikan.

Sidang yang akan terjadi pada 17 Oktober nanti merupakan sidang kedua terkait masalah transfer tersebut.

Rosell yang mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Barcelona setelah kasus ini mencuat, mengkonfirmasi apabila Blaugrana memang membayar lebih banyak untuk memuluskan transfer sang pemain.

Dipercaya nilai sebenarnya dari kesepakatan transfer tersebut adalah 86,2 juta euro dengan 40 juta euro diberikan kepada orang tua Neymar.

Akibat dari kejadian tersebut, mereka didakwa telah melakukan penggelapan pajak oleh otoritas pajak Spanyol.

Bila terbukti bersalah, bukan tidak mungkin Neymar tidak akan bisa membela Brasil pada Piala Dunia 2022 nanti.

Bersama timnas Brasil, tentunya pemain yang berusia 30 tahun ini ingin bermain di Piala Dunia dan membawa negaranya meraih trofi keenam mereka.

Namun sayangnya, dirinya malah mendapatkan masalah besar menjelang dimulainya perhelatan sepakbola tersebut.