Peluang Wales di Piala Eropa 2020, Gareth Bale Realistis

Tinggal menghitung hari Kick Off Piala Eropa 2020 yang diselenggarakan di 12 kota dan negara tersebut akan segera dimulai. Beberapa tim sudah mulai mengumumkan skuad mereka sekaligus melakukan persiapan.

Salah satunya adalah penghuni grup A, Wales yang siap bersaing dengan Italia, Turki dan Swiss. Bila dilihat dari ketiga tim lainnya. Cukup realistis bila jajaran pelatih menginginkan hasil positif.

Begitu juga dengan penyerang kunci mereka, Gareth Bale. Dengan skuad yang ada rasanya sulit untuk keluar dari Grup A sebagai Runner-Up. Tetapi, rasa optimis itu tetap tumbuh dibenak pemain.

Bila dilihat dari sejarah keikutsertaan Wales di Euro. Sebenarnya, tim ini bisa dikatakan cukup baik. Dimana masih ingat 5 tahun lalu tepatnya di edisi 2016. Gareth Bale menjadi kuda hitam.

Mereka menakutkan banyak negara adidaya Eropa dengan menebus babak Semifinal dan harus takluk saat melawan Portugal. Kenangan manis tersebut bisa menjadi bekal bagus untuk meraih hasil positif.

Menariknya, waktu itu seluruh pasukan Chris Coleman disambut layaknya seorang pahlawan oleh ribuan penduduk. Sejarah tersebut tidak akan pernah terlupakan. Apakah edisi kali ini The Dragon bisa melakukannya kembali?

Skuad 2016 Masih Memperkuat Tim

Ada hal menarik dalam skuad Wales kali ini. Di mana mantan pemain Manchester United tersebut setidaknya membawa 8 pemain yang dulu pernah berjasa membawa Wales sampai Semifinal.

Mereka adalah Gareth Bales, Ben Davies, Aaron Ramsey, Danny Ward, Chris Gunter, Jony William, Joe Allens, dan Wayne Hennessey. harapan yang diinginkan adalah mampu menularkan semangat kepada pemain lain.

Bahwa, semua bisa terjadi dilapangan. Tim besar akan mudah dikalahkan jika, mereka percaya akan kemampuan satu sama lain. Sementara, masih ada 7 nama yang akan bertarung bersama menghadapi lawan berat.

Bila dilihat dari penghuni Grup A. Sebenarnya, peluang Wales untuk mencuri posisi ke dua masih ada. Setidaknya harus mencuri dua kemenangan mungkin, saat melawan swiss atau turki itu paling realistis.

Apakah peluang mengalahkan Italia tidak ada? Sebenarnya, ada hanya saja skuad Roberto manchini masih terlalu tangguh. Mereka hampir selalu menang dengan formasi yang merata di semua lini.

Rasanya, untuk menembus jantung pertahanan dan mencuri satu gol. Atau menahan serangan agar dalam 90 menit tidak kebobolan akan sulit. Ciro Imobile pasti ingin mengejar tahta pencetak gol terbanyak.

Menghitung Peluang Wales di Penyisihan Grup

Jika, dilihat dari susunan pemain yang ada rasanya cukup pesimis jika, harus melakukan kalkulasi perhitungan. Satu catatan penting, saat laga penutup berjalan mereka harus melawan Gli Azzuri.

Kesulitan akan semakin menjadi ketika, pertandingan tersebut berada di Olympico Roma. Secara tidak langsung anak asuhan Roberto manchini bertanding di kandang. Dengan begini peluang terbesarnya ada di laga awal.

Melawan Turki di laga pembuka menjadi poin penting untuk dimenangkan. Bila dilihat dari beberapa pertandingan terakhir, mereka selalu menang kecuali, berhadapan lawan Belgia. Dengan kata lain ada peluang.

Selanjutnya, menghadapi Swis menjadi ujian berat. Setidaknya mereka mampu menahan imbang. Atau memetik poin penuh lebih baik. Karena, kemenangan kedua tersebut diatas kertas lolos tinggal pertandingan penentu.

Persiapan Wales menuju Piala Eropa akan dibuktikan melawan Prancis dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada hari kamis. Bila mereka bisa mengambil poin atau bahkan menang.

Bisa saja skuad ini sudah siap dalam menghadapi Piala Eropa. Gareth Bale sebagai pemain andalan tetap optimis timnya mampu melaju ke babak berikutnya. Dengan motivasi dari sejarah di Euro 2016.