Penyebab Liverpool Bermain Imbang Pada Laga Melawan Leeds United

Pada Selasa dini hari, 20 April 2021, Liverpool melawat ke Eland Road, dan bertanding melawan Leeds United. Hasil akhir dari Laga Premier pekan ke-32 ini adalah imbang. Liverpool sepertinya kurang maksimal dalam laga tersebut, hingga tidak skor akhirnya 1-1.

Sebenarnya, hampir saja Liverpool menang karena pertama kali mencetak skor yang dilakukan oleh Sadio Mane. Akan tetapi, sangat disayangkan karena Diego Llorente berhasil mengejar skor, hingga pluit tanda berakhirnya laga, skor tetap imbang.

Kini, posisi The Reds di empat besar klasemen sementara sudah diujung tanduk. Pasalnya, lima pertandingan terakhir juga 3 kali kalah. Jadi, kenapa dalam laga melawan Leeds juga berakhir dengan imbang? Berikut adalah penyebabnya.

Liverpool Kurang Fokus, Leeds Tampil Bagus

Sebenarnya, The Reds main tidak terlalu buruk, pasalnya ada Trent Alexander Arnold juga kembali tampil maksimal untuk klubnya, sebagai bek kanan. Pemain berusia 22 tahun itu, sangat bagus melakukan assist ke Mane hingga membuahkan skor.

Menariknya lagi, itu adalah assist ke-31 dari Trent untuk Liverpool sepanjang Premier League. Rekor tersebut ternyata menyamai dari legenda Chelsea dan Arsenal, yaitu Ashley Cole pada waktu Premier League.

Terhitung, dalam laga terakhir, Trent selalu memberikan assist bagus sebanyak 2 sedangkan gol satu kali. Meski telah dicoret dari Timnas Inggris, tapi dedikasinya untuk klub, perlu diacungi jempol.

Tidak hanya Alexander saja, ternyata Mane juga kembali membara setelah lama tidak mencetak gol untuk timnya. Gol dalam laga melawan Leeds United ini adalah gol pertamanya, setelah 10 laga terakhir.

Tapi, faktanya Liverpool kurang bagus dalam memanfaatkan momen hingga pertandingan berakhir imbang dengan 1-1. Hal itu karena :

  1. Liverpool kurang fokus. Hal itu karena adanya kompetisi baru yang muncul dengan nama European Super League. Seperti yang diketahui, klub ini sangat terlibat atas pembentukan kompetisi tersebut.

Masih menjadi perdebatan antara klub, supporter, manajer dan pemain mengenai keikutsertaannya pada ESL. Mungkin karena hal tersebut, menjadi hilang fokus.

  1. Kemudian, hasil seri karena Leeds sedang sangat semangat dalam bermain. Tercatat, dalam lima laga yang telah mereka lalui, tidak pernah kalah. Mereka sudah 3 kali menang dan 2 seri.

Sementara itu, lawan yang merek hadapi juga cukup tangguh. Selain itu, tim ini juga harus bertemu dengan dua klub raksasa lainnya yaitu, Chelsea dan Man.City.

The Reds Kelelahan Selama Laga Berlangsung

Hasil imbang 1-1 melawan Leeds memang sangat disayangkan. Hal itu selain kurangnya fokus karena pro kontra masalah ESL, juga faktor lelah, membuat para pemain kurang tampil maksimal.

Diakui juga oleh Gelandang Liverpool, James Milner, bahwa dia sangat menyayangkan bahwa di dalam pertandingan tersebut berakhir dengan imbang. Penilaiannya, karena rekan satu timnya memiliki performa buruk selama berlaga.

Milner juga melanjutkan bahwa kondisi fisik para rekannya. Pada babak kedua, stamina para pemain langsung menurun drastis. Kemungkinan besar, karena baru bertanding melawan Real Madrid, laga kedua malah langsung lemas.

Sebenarnya, pada babak pertama performa tim sangat bagus, hingga mampu mencetak skor oleh Mane. Akan tetapi, babak kedua langsung menurun. Milner kembali berpendapat, bahwa pertandingan dengan Madrid, menguras banyak hal dari mereka.

Sementara itu, bermain dengan Leeds, tidak boleh asal main karena mereka cukup hebat. Atas pertandingan tersebut, kini Liverpool menduduki posisi 6 pada klasemen sementara. Jadi, mereka butuh banyak pekerjaan hingga mencapai 4 besar klasemen.