Pep Guardiola Pusing Akibat Kalvin Phillips Cedera
Pep Guardiola Pusing Akibat Kalvin Phillips Cedera

Cedera yang dialami Kalvin Phillips membuat sang pelatih Manchester City, Pep Guardiola pusing. Dengan itu, Phillips diragukan tampil di Piala Dunia 2022.

Meski begitu, Gareth Southgate yang menjadi pelatih timnas Inggris, tetap memanggil sang pemain untuk berlaga di Nations League melawan Italia dan Jerman. Padahal pemain asal Inggris itu jarang dimainkan Guardiola.

Hanya 13 menit bermain dari seluruh pertandingan, dipanggilnya Phillips ke timnas merupakan sebuah formalitas saja. Keputusan Southgate untuk memanggilnya pun sepertinya karena si pemain pernah membantu Inggris mencapai final Euro 2020.

Dengan periode proses pemulihan yang masih samar, eks pemain Leeds United tersebut harus berlomba dengan waktu untuk kembali fit dan berlaga di Piala Dunia 2022. Dimana Inggris akan menghadapi Iran pada partai perdana.

Pada Euro 2021, duet Kalvin Phillips dan Declan Rice dianggap sebagai kunci kesuksesan The Three Lions dalam menembus ajang tersebut.

Dengan ini, otomatis Southgate dipusingkan untuk segera memilih gelandang pengganti Phillips. Bisa jadi nantinya Declan Rice akan dipasangkan dengan pemain muda Borussia Dortmund, Jude Bellingham.

Tak cuma pelatim timnas Inggris saja yang dibuat pusing dengan absennya Kalvin Phillips. Pep Guardiola juga merasa demikian meskipun skuad Manchester City masih bisa dibilang apik.

Pusingnya Pep Guardiola

Kalvin Phillips saat diberi Instruksi oleh Pep Guardiola
Kalvin Phillips saat diberi Instruksi oleh Pep Guardiola

Meski yakin apabila Kalvin Phillips masih memiliki peluang untuk tampil di Piala Dunia 2022, tetapi juru taktik Man City itu mengaku pusing memikirkan anak asuhnya tersebut.

Cedera bahu yang dialami sang pemain akhir minggu lalu membuatnya harus melakukan operasi. Pep mengungkapkan bahwa Manchester City membutuhkan pemain berusia 26 tahun itu karena Rodri tak bisa memainkan semua pertandingan.

Sebelum Piala Dunia di Qatar nanti, Guardiola menjelaskan dirinya membutuhkan bantuan seluruh anak asuhnya. Seperti yang terjadi saat mereka menang melawan Wolves, seluruh lima pergantian pemain dilakukan oleh Manchester City.

Untungnya pelatih berusia 51 tahun itu masih mempunyai waktu untuk memikirkan Derby Manchester yang akan dilangsungkan awal Oktober nanti.

Mereka berkeinginan untuk menang atas Setan Merah agar bisa tetap menjaga jarak dengan Arsenal yang menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris saat ini.

Terlebih, Man City juga masih dikuntit oleh Tottenham yang menduduki peringkat ketiga dengan raihan poin yang sama. Dengan ini, tentunya The Citizens tidak ingin kehilangan satu poin pun.