Petuah Kapten Timnas Indonesia, Jangan Menyesal Seperti Saya

Evan Dimas, kapten Timnas Indonesia merupakan pemain bhayangkara FC. Saat ini berusia 26 tahun, pada dua laga sebelumnya ia menjadi stater handal yang layak mendapat sanjungan.

Keterampilannya dalam bermain membuatnya mencetak 2 gol bersama 1 asist. Selain itu torehan lain yakni ia juga dikenal dengan umpan yang paling sering sukses, tingkat kesuksesannya mencapai 86,5%. Saat ini ia dipercaya menjadi kapten timnas Indonesia.

Skuad Timnas Indonesia menjadi dua pemain termuda yang memiliki bakat luar biasa, yakni Marsilo Ferdinan dan Ronaldo Kwateh. Mereka akan menjadi lawan Timor Leste pada laga uji coba internasional.

Laga tersebut akan dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pada hari kamis tanggal 27 Januari 2022. Pada kesempatan tersebut, Evan dimas selaku Kapten Timnas Indonesia memberikan petuah untuk mereka berdua.

Berkat bakat keduanya yang luar biasa, mereka dipercaya bisa dengan mulus menjadi pemain Timnas Indonesia U-20 pada laga Piala dunia U-20. Terlebih saat ini mereka masih berusia 17 tahun

Saat ini keduanya menjadi pemain muda yang bergabung pada skuad senior. Melihat potensi yang dimiliki oleh keduanya, petuahpun terlontar dari Evan Dimas.  Baginya perjuangan yang saat ini dijalani mereka berdua, sudah pernah dilewatinya.

“Sama halnya pada saat masih muda dulu, penyesalan selalu berada dibelakang, tidak mungkin ada didepan” Ungkapnya ketika disinggung mengenai keputusan bermain di luar negeri.

“Jika ada kesempatan untuk bermain di luar, sebaiknya memilih bermain diluar negeri.” Lanjut Evan Dimas. Ketua Timnas Indonesia itu juga menyebutkan bahwa kesempatan itu sudah terlambat baginya.

Pengalaman Bermain di Luar Negeri

Evan Dimas Darmono pernah juga mengambil beberapa macam kesempatan untuk kegiatan berlatih di Eropa. Selain itu, ia juga pernah menjajal karir profesional di Malaysia. Posisinya saat itu memperkuat Selangor FA.

Belum lama bergabung pada tim tersebut, Evan kembali pulang ke tanah air. Setelah pulang baru penyesalan tiba, karena merasa pengalaman yang ia dapatkan terlalu sedikit karena hanya memiliki waktu singkat.

Kapten Timnas Indonesia, Evan membernarkan pernah bermain di luar negeri. Namun tidak lama karena keinginannya yang kuat untuk bermain di dalam negeri dan memperkuat tim Indonesia.

Tidak Hanya Fisik, Menjaga Mental Juga Penting

Untuk mempertahankan konsistensi yang ada di Timnas Indonesia bukanlah perkara mudah. meskipun Evan dimas sudah bergabung pada timnas dan memperkuat Tim Garuda di usianya yang tergolong muda.

Berdasarkan pengalamannya tersebut, Evan berharap masa depan Timnas Indonesia lebih baik lagi. Kemudian dirinya teringat mengenai potensi yang dimiliki oleh Marselino dan Ronaldo.

Melihat potensi yang dimiliki 2 pemain muda berbakat tersebut, evan teringat dengan percakapan antara dirinya dan Marselino. Kapten Timnas Indonesia tersebut juga menerangkan bahwa mereka sering bertukar cerita pada juniornya.

“kebetulan Marselino suka mengajak saya bicara, pada kesempatan tertentu, marselino bertanya mengapa saya bisa lama main ditimnas.”

Evan Dimas juga menambahkan pertanyaan serupa juga dikemukakan oleh Ronaldo. Ketika ditanya pertanyaan tersebut, Evan menjelaskan bahwa mendapatkan pencapaian itu lebih mudah dilakukan dari pada mempertahankannya.

“harus punya kesiapan untuk menjaga mental” tambahnya. Kapten Timnas Indonesia itu juga mengatakan untuk tidak perlu segan berbicara dengannya.

Baginya tidak ada senior junior di lapangan. Meskipun ketika diluar lapangan, junior tetap harus memperlakukan senior dengan baik, seperti menghormati yang lebih tua.

“Dalam lapangan, satu sama lain hubungannya bukan senior dan junior tapi hubungan tim.” Tutupnya.