Prestasi Mikel Arteta, Diprediksi Ulangi Class of 92?

Mikel Arteta akhirnya genap dua tahun melatih Arsenal pada 20 Desember 2021 kemarin, banyak hal menarik selama itu. Bagaimana catatan Arteta selama membina klub Arsenal selama dua tahun terakhir?

Arteta, sebagai mantan pemain bola, dipilih menggantikan Unai Emery saat Arsenal sedang berjuang pada 2019 akhir lalu. Sosok tersebut diharapkan akan membawa angin segar sekaligus mengembalikan tim ke jalan utama.

Tugas itu tidak mudah, terutama buat pelatih muda seperti seorang Arteta, bahkan sempat muncul tagar #ArtetaOut karena tim masih kesulitan berkembang. Namun ternyata Arteta mampu bertahan hingga mempersembahkan trofi kemenangan.

Perjalanan Pelatih Klub The Gunners

Melatih klub bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, Arteta seringkali dibandingkan dengan nama besar seperti Arsene Wenger. Akibat dari kualitas tim yang terbatas, pelatih tersebut kesulitan membawa klub di level atas.

Saat diminta menyatakan pendapatnya tentang pengalaman melatih selama dua tahun, Arteta memberikan jawaban bahwa ini ternyata lebih rumit. Jauh lebih rumit dan sulit, tidak seperti kelihatannya, namun pelatih tersebut menyukainya.

Ia menyampaikan perasaannya, merasa terhormat dan beruntung bisa berada di posisi seperti saat ini. Pelatih muda tersebut berusaha menikmati momen semaksimal mungkin di samping tekanan tinggi dan pengambilan keputusan sulit.

Namun Arteta tidak mengangkat pembicaraan soal posisi klub saat ini dan masa depan sesuai keinginan. The Gunners memang sudah banyak berkembang, namun musim masih panjang, terlalu dini membahas hal itu.

Ia melanjutkan dengan mengatakan tidak tahu, karena tim baru menjalani musim setengah jalan. Musim baru juga akan berakhir pada tahun depan tepatnya bulan Mei, masih banyak hal perlu dilakukan.

Tim masih harus menjadi lebih baik lagi dalam segala hal, perlu mengembangkan diri meskipun menurutnya sudah bergerak menuju ke jalan paling tepat. Hal ini menjadikan klub tetap bisa optimal.

Pemain Muda yang Terus Berkembang

Saat ini Arsenal sedang diuji dengan berbagai dukungan dan pujian positif atas para pemain muda dalam tim. Apabila dibimbing secara baik, The Gunners diprediksi akan mengulangi Class of 92 MU.

Secara konsisten, Mikel Arteta berhasil mengorbitkan beberapa pemain muda dari hasil rekrutan akademi Hale End juga usaha manajemen. Sosok muda paling penting di Arsenal sekarang adalah Rowe, Saka, dan Martinelli.

Saat pertandingan melawan Sunderland pada Carabao Cup, Rabu (22/12/2021), Arsenal memberi kesempatan unjuk gigi bagi para pemain muda. Lulusan akademi Hale End, Ediie Nketiah berhasil melakukan hat-trick.

Hat-trick dari Nketiah ke arah gawang Sunderland kemarin membuat para fans memuji permainan tersebut. Patino juga membuat perhatian terfokus pada fakta bahwa pada masa injury time masih bisa mencetak gol.

Nicolas Pepe, hasil rekrutan Lille pada 2019 silam, juga turut menyumbangkan satu buah gol untuk tim. The Gunners juga menambahkan gol kelima sebelum laga selesai lewat Charlie Patino.

Patino adalah bukti atas kehebatan akademi Hale End dalam rangka memproduksi dan melatih bintang muda. Mengingatkan para pecinta bola dengan Class of 92 Manchester United, penentu banyak kesuksesan.

Class of 92 terdiri dari pemain muda Manchester United, hasil promosi Sir Alex Ferguson, tepatnya 1992. Sekarang dikenal sebagai legenda di dunia sepak bola, seperti Ryan Giggs, serta David Beckam.

Paul Merson, mantan pemain Arsenal sangat yakin dengan kesuksesan pelatih The Gunners membawa kejayaan terulang di Emirates Stadium. Bisa dibayangkan jika satu tim terdapat Nketiah, Smith Rowe, dan Saka.

Belum lagi ditambah Martinelli, menambah lengkap jajaran pemain muda, bisa bertahan selama beberapa tahun ke depan. Di masa depan akan diprediksi bisa menjadi the next Manchester United.