Dybala sebut Juventus Mengkhianatinya
Dybala sebut Juventus Mengkhianatinya

Membuatnya hengkang, Paulo Dybala sebut Juventus mengkhianatinya. Dilansir Football Italia, ia menerangkan kenapa tak memperpanjang kontrak bersama Juventus

Kerjasama yang sudah terjadi sejak 2015 silam itu akhirnya selesai setelah kontrak sang pemain habis pada tanggal 30 Juni 2022 kemarin.

Setelah hengkang dari Juve, Dybala akhirnya memilih AS Roma sebagai pelabuhan barunya.

Akibat hal tersebut, banyak pendukung Bianconeri yang menyebut dirinya sebagai pengkhianat karena memilih tim rival Juventus di ajang Serie A.

Bahkan tak sedikit yang menganggap apabila tangisan Dybala pada laga terakhirnya bersama Si Nyonya Tua merupakan air mata kebohongan.

Adanya tuduhan tersebut membuat dirinya membuka suara, pemain berusia 28 tahun itu pun membantah dirinya adalah pengkhianat seperti yang disebutkan banyak fans.

Dirinya menyebutkan apabila Juventus lah yang telah berkhianat kepada dirinya sehingga kariernya di tim hitam putih itu harus berakhir.

Hal itu diungkapkan Paulo Dybala pada saat pertama kali dirinya menghadiri konferensi pers sebagai pemain anyar AS Roma.

Ungkap Keburukan Juventus

Paulo Dybala saat konferensi pers di AS Roma
Paulo Dybala saat konferensi pers di AS Roma

Pada wawancara tersebut, Dybala menjawab mengenai keadaannya di klub asal Turin yang menyebabkan ia memutuskan untuk keluar.

Lewat pernyatannya, La Joya menyebutkan apabila penyebab dirinya hengkang sudah disebutkan oleh Direktur Juventus, Maurizio Arrivabene.

Pemain berusia 28 tahun itu menyebutkan apabila pihaknya sepakat untuk memperpanjang kontrak pada bulan Oktober, tetapi pihak klub meminta mereka untuk menunggu.

Pada bulan Maret, klub memutuskan apabila dirinya tidak lagi masuk dalam proyek Juventus.

Ia menambahkan apabila permasalahan mengenai kontrak barunya bukan perihal uang atau gaji, melainkan keputusan Bianconeri yang tak memasukkannya ke dalam skuad mereka.

Yang terjadi bukan masalah finansial, tetapi hal yang lain, dan pihak klub ingin mencoba jalan lain bersama Massimiliano Allegri, ungkap Dybala.

“Apabila saya tidak lagi menjadi pilihan mereka, hal tersebut bukanlah masalah untuk saya,” ungkap Dybala.

Pernyataan tersebut pun mengakhiri spekulasi yang selama ini beredar apabila dirinya tidak memperpanjang kontrak karena menginginkan gaji lebih tinggi.

Terlebih dirinya mendapatkan bayaran yang tidak begitu besar, yakni hanya 3 juta uero per musim atau senilai 45 miliar rupiah.

Efek Kedatangan Dybala

Paulo Dybala
Paulo Dybala

Tak hanya membuat AS Roma percaya diri menyambut Liga Italia musim 2022-2023, kedatangan Paulo Dybala juga membuat kantong klub barunya itu menjadi lebih tebal.

Fans AS Roma yang gembira menyambut kedatangan pemain baru di tim kesayangan mereka itu pun menyebabkan penjualan jersey meningkat dan membuat rekor fantastis.