Setelah Kalah, MU Tidak Mungkin untuk Jatuh Lebih Dalam

Ole Gunnar Solksjaer, selaku manajer Manchester United, memang mengaku bahwa kondisi timnya sedang terpuruk. Hal itu karena mereka baru saja dikalahkan oleh Liverpool pada pertandingan Minggu malam kemarin.

Meski begitu, Ole juga optimis bahwa timnya juga bisa bangkit. Meski bisa dikatakan, prosesnya cukup berat. Kemarin malam, MU menjamu lawan mainnya yaitu Liverpool yang main di Old Trafford.

Pada pertandingan ini, Setan Merah memang banyak berharap banyak. Sebab, tiga poin yang akan didapat ketika menang, bisa membawa mereka menuju kembali ke papan atas EPL. Tapi, nasib berkata lain dan MU harus terima dengan kekalahannya.

MU Mengaku Kini Mereka Sudah Berada di Dasar

Harapan tinggi dari MU sirna begitu saja ketika menjamu Liverpool malam kemarin. Berniat mencari 3 poin untuk bisa naik ke papan atas ranking EPL, malah justru dilibas habis oleh The Reds.

United kalah telak dengan skor akhirnya 5-0. Mereka harus menelan kekalahan karena dihajar habis-habisan oleh rival abadi. Kepada MUTV, Soksjaer, selaku manajer dari MU mengaku atas kekalahan timnya itu.

Ia juga memberikan pernyataan kepada media, bahwa dirinya tahun akan sulit mengatasi masalah ini, terutama untuk membangkitkan mental para pemain. Ia juga mengaku bahwa United sedang terpuruk di titik terdalam.

Dengan keadaan seperti itu, Solksjaer juga mengatakan bahwa timnya tidak bisa lagi jatuh lebih dalam lagi. hanya butuh waktu saja untuk kembali bangkit dan merencanakan strategi bermain agar bisa naik ke papan atas EPL.

Solksjaer juga menambahkan pernyataannya. Meski para pemain sedang dalam kondisi terpuruk, tapi saat melihat mata mereka, masing-masing memiliki karakter tersendiri.

Tapi, meski sedang berada di titik lemah, mereka juga tidak akan mudah menyerah. Tinggal menunggu saja nanti mereka akan mengarah ke mana untuk ke depannya.

Tapi, John Cross, selaku Jurnalis dari The Mirror meminta kepada MU untuk melupakan kisah kepahlawanan Ole Gunna Solksjaer. Para pemain harus kembali ke dunia nyata.

Sebab, jika ingin terus maju dan menjadi klub terbaik Eropa, paling tidak United harus mencari manajer baru. Lihat saja, permainan Minggu malam kemarin, justru menjadi bulan-bulanan Liverpool.

Bersiap Berbenah dan Melakukan Persiapan Laga Berikutnya

Permainan melawan Liverpool, merupakan catatan terburuk bagi United. Kalah 0-5 di kandang sendiri, sungguh hal yang cukup memalukan. Bila diambil data, ini menjadi catatan terburuk bagi mereka.

Pertama, ini menjadi salah satu kekalahan terburuk di kandang sendiri. Kemudian, United juga hanya mendapatkan satu poin saja dari empat laga terakhirnya. Itu sungguh bukan sejarah yang bagus untuk dikenang.

Meski masih ada fans MU yang mengidolakan Solksjaer untuk tetap berada di Setan Merah, tapi tidak sedikit pula yang menyuruh manajer itu segera pergi dari Old Trafford. Tagar #Oleout juga telah tersebar di media sosial.

Meski begitu, Solksjaer sepertinya tidak ambil pusing mengenai komentar netizen atas dirinya. Untuk saat ini, sang manajer akan fokus untuk berbenah dengan mengajak para pemainnya.

Jika memang mereka ingin bangkit, memang harus berbenah dan jangan terus berputus asa. Motto saat ini yang harus United ambil adalah bangun tidur esok pagi, lalu menatap ke depan.

Mereka perlu mempersiapkan diri juga untuk laga berikutnya yang mungkin bisa lebih berat lagi dari melawan Liverpool. Telah dijadwalkan, bahwa laga berikutnya, MU akan berhadapan dengan salah satu klub terkuat di EPL yaitu Tottenham.

Dengan nilai poin yang masih stuck di angka 14, apakah nantinya MU bisa bangkit kembali ke papan atas? Tidak menutup kemungkinan juga, bila terus berusaha dan memenangkan pertandingan di laga ke depannya.