Bruno Fernandes
Bruno Fernandes
Cukup adil untuk mengatakan bahwa kepindahan Bruno Fernandes dari Sporting CP ke Manchester United sudah terbukti menjadi kisah sukses besar. Setelah berbulan-bulan menjadi spekulasi, saga transfer pemain berusia 25 tahun itu akhirnya menemui kejelasan. Bruno Fernandes menandatangani kontrak dengan Setan Merah sehari sebelum jendela transfer Januari ditutup.
Perekrutan senilai 46,6 juta Poundsterling tersebut datang di waktu yang tepat ketika manajer Ole Gunnar Solskjaer berada di bawah tekanan. Seminggu sebelum kedatangan Bruno Fernandes, Man United menelan kekalahan 2-0 di Old Trafford dari Burnley.

 

Man United jelas sangat membutuhkan motivasi. Meskipun Bruno Fernandes tidak bisa menginspirasi Setan Merah untuk meraih kemenangan dalam debutnya – di mana Man United meraih hasil imbang 0-0 dengan Wolves – dia menunjukkan banyak momen menjanjikan yang diharapkan para penggemar. Sejak itu, tidak ada yang bisa menghentikan Bruno Fernandes bersama Man United.

 

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tidak pernah kalah sejak Fernandes tiba. Man United meraih enam kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang di semua kompetisi. Kesuksesan mereka tak lepas dari kontribusi sang gelandang asal Portugal yang telah mencetak tiga gol dan empat assist dalam delapan penampilannya sejauh ini.
Jadi apa yang dibawa Bruno Fernandes ke Manchester United? Menurut legenda Man United, Bryan Robson, salah satu aset terbesar Bruno Fernandes adalah pergerakannya, yang memang tidak dimiliki oleh Man United sebelumnya dan bahkan bisa disandingkan dengan legenda klub di masa lalu.

 

Berbicara kepada MUTV, Robson berkata, “Saya pikir Bruno Fernandes membawa dampak yang hebat dan menunjukkan tanda-tanda awal bahwa dia terlihat seperti pemain top. Dia selalu bergerak, selalu menginginkan bola, mempunyai sentuhan luar biasa, dan melakukan pergerakan ganda, seperti yang biasa dilakukan Scholesy (Paul Scholes).
“Level energi dan kecepatannya terlihat sangat bagus dan dia telah menunjukkan bahwa dia bisa membuat assist dan mencetak gol. Jadi periode awalnya bersama klub sudah terlihat hebat. Tanda-tanda yang bagus.

 

“Saya sudah melihatnya di sekitar kamp pelatihan dan dia berteman baik dengan semua pemain, mengingat dia baru beberapa bulan di sini. Apa yang ingin saya lihat ketika dia berada di lapangan adalah, meskipun dia adalah seorang pemain dengan karakter menyerang, dia sudah berputar untuk melihat sekelilingnya dan memotivasi rekan satu timnya.”

 

Bruno Fernandes, yang pernah menjabat sebagai kapten Sporting, juga tidak takut untuk memberikan instruksi terhadap rekan satu timnya, yang notabene baru dia kenal. Ini merupakan sesuatu yang tak kalah mengesankan, menurut Robson. “Saya pikir faktor inilah yang membuat Bruno Fernandes menjadi kapten di Sporting,” tambahnya via MUTV. “Saya hanya berpikir bahwa itu adalah sesuatu yang secara alami muncul dalam dirinya.
“Bruno Fernandes terlihat memiliki kualitas kepemimpinan alami, di mana dia menuntut rekan-rekan setimnya untuk bermain lebih baik, dan itu bagus. Saya bisa melihat hal yang sama pada sosok Harry Maguire, karena dia diangkat menjadi kapten. Sifat kepemimpinannya muncul dari dalam dirinya dan dia bisa mengatur orang-orang di sekitarnya. Saya pikir Victor Lindelof adalah sosok lain yang mengalami peningkatan dalam hal serupa dalam hal mengorganisir orang-orang di sekitarnya.

 

“Bagi saya, Bruno Fernandes adalah pemain bertipe menyerang yang memiliki sifat kepemimpinan. Itu adalah atribut yang hebat untuk sebuah tim.”
Menarik untuk kita tunggu aksi-aksi dari Bruno Fernandes bersama Manchester United pada lanjutan musim ini dan musim seterusnya.