Timang-timang Kelanjutan Kontrak David Luiz di Arsenal
Timang-timang Kelanjutan Kontrak David Luiz di Arsenal

Setelah dari Chelsea, pada musim panas yang lalu David Luiz melanjutkan karirnya dengan Arsenal. Ia telah unjuk diri dalam kompetisi sebanyak 32 kali di musim ini, kali ini Arsenal belum memberi tawaran baru baginya.

Disinyalir Luiz akan meninggalkan Arsenal. Sebelumnya, Ia meneken kontrak dengan masa berlaku satu tahun dengan opsi dapat diperpanjang satu tahun lagi. Namun kabarnya antara Luiz dan Arsenal belum ada pembahasan terkait opsi perpanjangan tersebut. Kini nasibnya menjadi sebuah spekulasi.

Sebenarnya sang manajer, Mikel Arteta, masih ingin mempertahankan pria berusia 33 tahun itu. Sejauh ini bila diingat Arteta hampir selalu memainkannya. Sehingga rasa-rasanya Arteta masih merasa puas dengan aksi Luiz di lini belakang klub berjuluk Tim Meriam London itu.

Arteta menyukai kemampuan Luiz memulai serangan hingga ketenangannya dalam menguasai bola. Faktor-faktor tersebut dinilai penting bagi Arteta mengingat Arsenal merupakan tim yang hobi membangun permainan dari belakang. Luiz telah bermain sebanyak 14 kali dari 15 pertandingan Arsenal di bawah arahan manajer yang menggantikan Unai Emery itu.

Dinilai Tak Cemerlang, Arsenal Ragu Pertahankan Luiz

Meskipun sang manajer masih ingin mempertahankan David Luiz, namun jajaran direksi Arsenal mengambil keputusan untuk tak memperpanjang kontrak Luiz. Hal tersebut dilakukan dalam upaya penghematan akibat krisis keuangan dibarengi dengan terjadinya pandemi yang menyebabkan tertundanya kompetisi.

Kini Luiz bisa menjadi free agent alias bebas bergabung secara gratis dengan klub manapun karena ketika kontaknya belum usai The Gunners belum menawarkan kontrak baru. Bila menyegarkan kembali ingatan, Luiz diboyong dari Chelsea dengan mahar sebesar 8,7 juta euro yang jika dirupiahkan sebesar Rp142 miliar.

Banyak keraguan dari berbagai pihak ketika Arsenal memutuskan memboyong bek asal Brazil itu. Pasalnya, Luiz direkrut Arsenal ketika usianya sudah 33 tahun, usia yang terbilang tidak muda lagi. Ia juga dinilai kurang tepat untuk membenahi bobroknya lini pertahanan Tim Meriam London tersebut.

Ditambah lagi performa Luiz bersama Arsenal sepanjang musim 2019-2020 dinilai banyak pihak tidak gemilang. Pandangan tentang keberadaan Luiz di Arsenal juga disampaikan oleh Martin Keown, sang legenda dari klub itu. Keown juga setuju kalau Luiz bukanlah pemain yang tepat untuk Asenal pertahankan di musim panas 2020.

Bahkan Keown meminta kesadaran diri Luiz untuk segera meninggalkan Arsenal di bursa transfer musim panas 2020. Keown juga mempermasalahkan gaji yang diterima Luiz. Luiz menerima gaji 5 juta pounds sementara kala itu Arsenal membelinya 8 juta pounds.

Dengan kondisi tersebut, Keown semakin mempertanyakan kinerja Luiz, apakah ia sanggup dan layak untuk terus berada di tim ini. Sang legenda menilai Luiz lebih cocok membela Chelsea, dan bukanlah solusi bagi Arsenal. Keown terus saja meragukan Luiz dalam berbagai wawancaranya.

Timang-timang Kelanjutan Kontrak David Luiz di Arsenal
Timang-timang Kelanjutan Kontrak David Luiz di Arsenal

David Luiz Ingin Pulang Kampung ke Benfica

Terkait dengan kontraknya dengan Arsenal, Luiz juga mengindikasikan ingin kembali pulang ke Benfica, klub lamanya. Ia berujar kalau tidak pernah putus kontrak dengan klub itu. Benfica tetap ada dihatinya. Bek beramput keriting itu mengatakan masih ingin merasakan sensasi berkaus Benfica.

Luiz ingin menghabiskan masa karirnya sebelum pensiun di Benfica, klub yang pernah ia bela dari 2006-2011 silam. Menurut ungkapannya kepada Record, Luiz telah berbicara dengan Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira tentang transfer dirinya. Apabila presiden dan para penggemar menghendaki ia kembali, maka transfer akan terwujud.

Luiz merindukan kembali ke Estadio Da Luz. Sebelumnya, Luiz telah tampil sebanyak 132 kali bersama Benfica selama 5 tahun sejak 2006 hingga 2011. Karirnya mulai menanjak setelah memperkuat Benfica dengan mengantongi satu titel Primeira Liga dan tiga gelar Taca da Liga.

Pertama kali berlaga bersama Benfica, membuka jalan bagi Luiz di berlaga di Eropa. Awalnya Luiz hadir sebagai pemain pinjaman dari Victoria, sebuah klub asal Brazil. Ia kemudian dipermanenkan Benfica dan kemudian memboyong empat trofi.

Setelah bersama Benfica Ia direkrut Chelsea. Kemudian menjajal Liga Perancis bersama Paris St. Germain hingga kembali lagi kepada Chelsea dan akhirnya bersarang di Arsenal. Bersama Chelsea dan PSG ia sudah mengantongi 13 gelar juara. Luiz dinilai masih bisa berjuang menambah koleksi trofinya bersama Arsenal di Piala FA.